Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Malas Gerak? Waspadai 5 Tanda Ini Jika Tubuhmu Jarang Bergerak, Bisa Picu Otot Tegang Hingga bad Mood, Lho!

Nadiva Aiszhabella • Senin, 10 Juni 2024 | 18:56 WIB
ilustrasi pria tiduran di sofa (freepik)
ilustrasi pria tiduran di sofa (freepik)

RADAR MALIOBORO - Mager atau malas gerak adalah istilah yang biasa digunakan oleh anak-anak ketika mereka tidak memiliki keinginan atau hasrat untuk pergi ke suatu tempat atau melakukan sesuatu.

Namun, kebiasaan itu dapat menyebabkan banyak masalah, terutama terkait kesehatan, jika dilakukan berulang kali.

Selain itu, duduk untuk bekerja sepanjang hari dapat menyebabkan masalah kesehatan yang buruk bagi seseorang yang bekerja di rumah atau di kantor.

Baca Juga: Simak, Inilah 5 Rekomendasi Sarapan yang Cocok untuk Menurunkan Kolestrol

Dan jika Anda merasakan demikian, itu berarti tubuh Anda perlu bergerak lebih banyak.

Dilansir dari Jawa Pos dan Eating Well, tanda-tanda berikut dapat menunjukkan bahwa Anda kurang berolahraga atau bergerak.

1. Otot tegang

"Otot Anda seperti karet gelang. Semakin sering Anda melakukan peregangan dan menggerakkannya, semakin fleksibel gerakannya. Saat Anda berhenti menggerakkannya, gerakan tersebut akan membeku atau mengencang."

Baca Juga: MPR Tepis Adanya Isu Amandemen UUD 1945

Seorang terapis Amerika, Lisa N. Folden mengatakan, "Pada dasarnya, gerakan tersebut menjadi lebih pendek. Jika ini terjadi, Anda mungkin merasa gerakan rutin sehari-hari menjadi lebih tidak nyaman dan menantang."

Folden menyarankan untuk menunjukkan rasa cinta pada tubuh dengan menghabiskan beberapa menit untuk meregangkan tubuh tiga kali seminggu.

Melakukan peregangan memiliki manfaat tersendiri. Tidak semua olahraga harus melibatkan angkat beban atau kardio dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: Dipicu Masalah Sepele, Ini Penyebab Polwan Bakar Suaminya di Mojokerto

2. Sendi Kaku 

Cairan sinovial, pelumas yang ada di persendian, membantu persendian bergerak dengan lancar dan tanpa rasa sakit.

Folden menjelaskan, "Ketika Anda tidak dapat bergerak dan tidak sering berolahraga, produksi cairan itu mulai melambat dan persendian Anda terasa sakit."

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Bos Rental hingga Tewas di Pati, 3 Orang Jadi Tersangka

3. Cepat morasa Lelah 

Ketika Anda merasa lelah atau kehabisan napas setelah berjalan-jalan di tangga atau berjalan-jalan di sekitar rumah, itu adalah tanda bahwa Anda harus lebih banyak berolahraga kardio setiap hari.

Folden menyatakan, "Hal ini terjadi karena jantung dan paru-paru Anda tidak lagi terbiasa memompa dan bekerja pada kecepatan di atas tingkat aktivitas menetap."

Jadi, ketika Anda melakukan aktivitas tingkat tinggi, seperti berlari ke mobil atau berjalan di atas bukit, mereka mengalami overdrive. Menurutnya, cara terbaik untuk mengobati kelelahan jantung dan paru-paru adalah menjaga tubuh Anda tetap aktif dan terkondisi.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Bos Rental hingga Tewas di Pati, 3 Orang Jadi Tersangka

4. Sembelit

Folden menjelaskan, "Sembelit adalah tanda yang masuk akal bahwa Anda tidak mendapatkan cukup serat dan air, atau Anda kurang bergerak."

Menurutnya, "Berbaring atau duduk sepanjang hari adalah cara yang bagus untuk menghentikan buang air besar."

Sangat penting untuk memiliki kebiasaan bergerak, seperti berjalan-jalan saat makan siang atau berusaha untuk bangun dan melakukan peregangan beberapa kali setiap hari, agar segala sesuatunya berjalan lancar.

Baca Juga: Jangan Sembarangan Mencuci Motor Dengan Cat Bodi Doff, Yuk Simak Tips Merawat Motor Dengan Cat Bodi Doff

5. Bad mood

Salah satu penyebab suasana hati yang buruk adalah tidak berolahraga.

Folden menjelaskan, "Aktivitas fisik yang teratur menyebabkan tubuh Anda menghasilkan lebih banyak hormon bahagia yang juga dikenal sebagai endorfin."

Endorfin menimbulkan perasaan tubuh yang sangat positif, yang biasanya membuat Anda merasa lebih bahagia dan nyaman. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#malas gerak #bad mood