RADAR MALIOBORO- Hari Idul Adha dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah dan tahun ini jatuh pada hari Senin tanggal 17 Juni 2024 yaitu hari ini.
Hari Idul Adha merupakan momen Istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.
Hari raya Idul Adha mengingatkan umat muslim arti pengorbanan dan keikhlasan Nabi Ibrahim AS.
Dimana, ia bersedia taat dan mengorbankan anaknya karena kepatuhan kepada Allah SWT.
Baca Juga: Jokowi Kurban 68 Ekor Sapi Berbobot Hingga 1 Ton Pada Idul Adha Tahun Ini
Atas Sejarah spiritual tersebut, seluruh umat Islam kini berbondong-bondong untuk melakukan kurban dan mendapatkan manfaat dari momen tersebut.
Untuk menambah pahala Hari Raya Idul Adha, umat Islam pun turut menjalankan sunah-sunah sebelum melaksanakan Sholat Ied.
Dilansir dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut beberapa sunnah yang dilakukan saat Hari Raya Idul Adha:
1.Mandi
Membersihkan diri sebelum berangkat sholat Idul Adha merupakan sunnah yang dianjurkan, lebih baik jika melaksanakan mandi wajib agar tubuh kita terjamin kesuciannya. Hadis dari Ibnu Umar yang telah diriwayatkan oleh AI-Baihaqi sebagai berikut:
“Adalah Ibnu Umar mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat ke tempat sholat.” (HR. AI-Baihaqi).
2.Menggunakan Wewangian dan Pakaian Terbaik
Memilih pakaian yang terbaik dan menggunakan wewangian merupakan sunnah yang dianjurkan karena itu menandakan kita sedang merayakan hari besar yang tidak biasa kita gunakan sehari-hari. Hadis dari Jabir bin Abdillah: “Nabi shallallahu’alaihi wa sallam memiliki jubah yang beliau kenakan pada dua hari dan hari Jumat.”(HR. Ibnu Khuzaimah).
Baca Juga: Lebaran Idul Adha, Ashanty Unggah Foto Bersama Anang Hermansyah Berada di Tanah Suci
3.Tidak Makan Sebelum Sholat Idul Adha
Larangan makan ini berbalikan dengan hari idul fitri yang harus makan saat hari raya. Hadits dari Buraidah bin AI-Hasib dalam dalilnya menyebutkan:
“Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak keluar pada hari Idul Fitri sebelum makan, dan beliau tidak makan pada hari Idul Adha sehingga beliau pulang (dari tempat sholat), kemudian makan dari sembelihanya.'' (HR. Tirmidzi)
Baca Juga: BTS dan Minions Telah Mengungkap Teaser Kolaborasinya Untuk Film “Despicable Me 4”
4.Jalan kaki Menuju Tempat Sholat
Amalan yang dianjurkan oleh umat muslim yang mampu untuk berjalan menuju tempat sholat Idul Adha. Hadis menjelaskan mengenai keutamaan berjalan kaki:
"Termasuk sunnah untuk berjalan menuju tempat sholat Idul Fitri dan Idul Adha." (HR. Tirmidzi).
“Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam biasa berangkat sholat ‘id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki.” (HR. Ibnu Majah)
5.Mengucapkan Takbir
Memperbanyak membaca takbir sejak malam Idul Adha hingga hari Tasyrik atau 3 hari raya Idul Adha. Dalilnya yang tercantum pada A-Quran juga tercantum di hadits:
“Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan…” (QS. AI-Hajj: 28).
"Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam keluar menuju tempat sholat, beliau bertakbir hingga sampai di tempat shalat dan hingga selesai sholat.” (HR. Bukhari).
6.Melaksanakan Sholat Idul Adha
Melaksanakan sholat Idul Adha terdiri dalam dua rakaat, dengan 7 takbir saat rakaat kedua, sebelum membaca al fatihah. Dalil yang didapatkan dari hadits Aisyah.
“Takbir pada sholat Id adalah tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua selain takbir rukuk.” (HR. Abu Dawud).
Baca Juga: Mengenal Not Balok, Penemu dan Sejarah Musik Indonesia
7.Mendengarkan Khutbah
Sunnah mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh imam setelah melaksanakan sholat Idul Adha adalah amalan yang dianjurkan. Dalam hadits Abdullah bin Ummar:
“Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, Abu Bakar, Umar melaksanakan sholat dua hari raya sebelum khutbah.” (HR.Bukhari).
Baca Juga: Mengenal Seni Musik dan Sejarah Singkat Musik Mulai dari Prasejarah hingga Zaman Modern
8.Menyembelih Hewan Qurban
Amalan utama pada hari raya Idul Adha adalah menyembelih hewan qurban. Dalil yang tercantum dalam hadits dan surah AI-Quran.
“Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan berkurban lah.” (QS. Al-Kautsar : 2).
“Barang siapa yang memiliki kelapangan (rezeki) namun tidak berqurban maka janganlah dia mendekati tempat sholat kami.” (HR.Ahmad dan Ibnu Majah)***
Editor : Iwa Ikhwanudin