RADAR MALIOBORO - Jawa dan Sunda, dua suku besar yang mendiami Pulau Jawa, memiliki perbedaan menarik yang patut dikaji.
Kedua suku ini merupakan dua etnis terbesar di Indonesia, mereka hampir mencapai 60 persen dari total populasi Indonesia.
Memahami karakteristik dan keunikan masing-masing suku ini akan memberikan wawasan berharga tentang keragaman budaya di Nusantara.
Berikut adalah empat perbedaan utama antara suku Jawa dan suku Sunda:
1. Asal-Usul
Nama "Jawa" berasal dari kata "Yava" yang artinya tanaman padi-padian. Dikarenakan pusat peradaban orang Jawa terletak di dekat gunung-gunung aktif yang subur.
Nama "Sunda" berasal dari kata "Sund" yang artinya bercahaya.
Dikarenakan pusat peradaban orang Sunda berada di dataran tinggi, sehingga mereka umumnya memiliki kulit yang lebih terang.
2. Struktur Masyarakat
Masyarakat Sunda lebih egaliter (setara) daripada masyarakat Jawa yang lebih feodal (hierarkis).
Seperti contohnya bahasa Sunda yang belum terpengaruh budaya Jawa Mataram tidak memiliki struktur bahasa kasar, tengah, dan halus seperti dalam bahasa Jawa.
Hal itu dikarenakan budaya Keraton dan feodalisme di wilayah timur Jawa sangat kental jika dibandingkan di barat.
3. Karakter Positif
Orang Jawa dikenal sebagai pekerja keras, ambisius, dan cukup serius. Mereka juga memiliki jejak imperialis dilihat dari kerajaan Singasari dan Majapahit.
Selain itu juga ada banyak pencapaian seperti membangun Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Kompleks Dieng.
Orang Sunda dikenal lebih santai dan humoris, serta terkenal di bidang hiburan (entertainment).
4. Karakter Negatif
Stereotip negatif orang Jawa adalah tidak terus terang dan bermuka dua.
Dalam sejarah orang jawa ahli dalam menyerang secara tiba-tiba dan mengandalkan strategi gerilya.
Stereotip negatif orang Sunda adalah malas, kurang ambisius, dan hanya mengandalkan wajah yang rupawan.
Dengan memahami perbedaan-perbedaan ini, kita bisa lebih menghargai keragaman budaya yang ada di Indonesia.
Suku Jawa dan suku Sunda, dengan segala perbedaannya, memperkaya khazanah budaya Nusantara yang luar biasa.
Meskipun ada perbedaan, suku Jawa dan suku Sunda sekarang sudah menjadi satu bangsa Indonesia bersama dengan suku-suku lainnya. (Akmal Haidar Alfath)
Editor : Winda Atika Ira Puspita