Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

7 Fakta Menarik Penyu Hijau, Fauna Laut dari Zaman Purba yang Hampir Punah

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 2 Agustus 2024 | 08:29 WIB
Bentuk rupa dari penyu hijau, salah satu fauna laut yang tergolong langka   ( dispar.kaltimprov.go.id )
Bentuk rupa dari penyu hijau, salah satu fauna laut yang tergolong langka ( dispar.kaltimprov.go.id )

RADAR MALIOBORO – Chelonia mydas, atau biasanya dikenal sebagai penyu hijau. Fauna laut satu ini termasuk spesies terbesar yang berasal dari keluarga Cheloniidae (penyu-penyuan). 

Penyu hijau merupakan fauna laut yang cukup mudah untuk dikenali ciri-cirinya. Namun faktanya, banyak orang yang masih kesulitan untuk membedakan bentuk rupa penyu ataupun kura-kura. 

Kedua hewan tersebut memiliki perbedaan yang mendasar pada kakinya. Penyu memiliki kaki pendayung berupa sepasang tungkai di bagian depan, berfungsi memberi ketangkasan saat berenang di dalam air. 

Kura-kura memiliki kaki berbentuk cakar, digunakan untuk berjalan di area bebatuan atau daratan. Hidup kura-kura kebanyakan dihabiskan di daerah perairan tawar atau daratan. Sedangkan penyu biasanya di perairan asin atau lautan. 

Ukuran tubuh penyu dapat bertumbuh hingga karapas 120 cm. Dengan berat mencapai 300 kg dan klasifikasi penyu hijau menjadi salah satu penyu besar di lautan. 

Berikut 5 fakta menarik dari fauna laut penyu hijau : 

1. Waktu Hidup yang Lama di Dalam Air

Sepanjang hidupnya, penyu hijau lebih lama menghabiskan waktu di bawah permukaan air. Memiliki kapasitas paru-paru yang luar biasa, tak heran jika penyu satu ini bisa bertahan sampai 5 jam tanpa naik ke permukaan. 

Menurut pakar, penyu hijau bisa hidup hingga usia 80-90 tahun lamanya. Akan tetapi, aktivitas perburuan satwa di alam liar masih banyak dilakukan oleh oknum-oknum, sehingga populasi spesies penyu hijau terancam mengalami penurunan.

Selain itu, pembangunan daerah pesisir yang berlebihan, penangkapan penyu hijau secara ilegal sampai polusi berkepanjangan di pantai daratan ternyata juga dapat mempengaruhi perkembangan populasi penyu hijau. 

Baca Juga: TIPS SEHAT: Kenali Jenis-Jenis Vegetarian, Tidak Semuanya Menghindari Produk Hewani Lho

2. Makanan yang Beragam

Penyu hijau dewasa tergolong herbivora karena sering memakan jenis tumbuhan alga, rumput laut, lamun dan sejenisnya. Memiliki rahang bergerigi tentunya membantu mereka dalam proses mengunyah sumber makanan yang didapat. 

Sementara itu, untuk penyu hijau remaja tergolong omnivora. Biasanya mereka memakan kepiting, spons, serangga sampai ubur-ubur. Jenis hewan yang menjadi santapan mereka kebanyakan tak bertulang belakang. 

3. Makna dari Julukan Penyu Hijau 

Istilah “hijau” diambil dari warna sebagian kulit penyu yang kehijauan. Warna ini disebabkan oleh lapisan lemak yang ada di bawah tubunya. Biasanya bagian perut berwarna kekuningan. Sementara untuk warna karapasnya masih bermacam-macam, ada coklat, hitam ataupun abu-abu. 

4. Penyu Hijau Betina Mudik Saat Bertelur 

Saat berusia 20-35 tahun, penyu hijau betina dewasa lebih suka bernostalgia. Mereka akan ke daratan saat menetaskan telurnya. Aktivitas gali lubang pun dilakukan di pasir, hal itu akan menjadi tempat bagi telur-telurnya nanti. 

Dalam proses penggalian sarang, penyu hijau betina menggunakan flipper atau kaki dayung bagian belakangnya. Satu sarang penyu bisa memuat 100 -200 telur dan akan menetas dalam waktu 2 bulan. 

5. Perjalanan Migrasi yang Luar Biasa

Memiliki kemampuan migrasi yang hebat. Penyu hijau biasanya dapat menempuh perjalanan berenang sejauh 2.600 km untuk mencari sumber makanan saja.

Bahkan mereka dapat mengambil makan siang dengan menjelajah wilayah Canberra ke Alice Springs. Informasi tersebut sesuai dengan data dari WFF Australia. 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Fantasi dengan Visual Terbaik yang Memanjakan Mata

6. Termasuk Hewan Purba

Menyandang status sebagai penyu tertua, Chelonia mydas atau penyu hijau telah ada sejak 110 juta tahun yang lalu. 

Tahun tersebut sejalan dengan adanya kehidupan dinosaurus. Namun faktor perubahan iklim menjadi penyebab dinosaurus mengalami kepunahan. Akan tetapi, salah satu spesies yang dapat bertahan saat perubahan iklim adalah penyu hijau. 

7. Persebaran Habitat Penyu Hijau 

Populasi penyu hijau sudah tersebar di berbagai penjuru dunia. Tepatnya di perairan laut subtropis ataupun tropis. Terpantau banyak sarang penyu hijau yang ditemukan di lebih dari 80 negara. Adapun populasi warna dan corak sudah tersebar di Samudra Hindia, Pasifik sampai Atlantik. 

Itu dia 7 fakta menarik dari spesies langka penyu hijau. Salah satu keajaiban alam yang masih ada hingga saat ini. Dengan memahami fakta-fakta menarik tersebut, kita dapat lebih menghargai keberadaan mereka.

Penulis : Razmarita Dyasprinasti

(berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#penyu hijau berusia puluhan tahun #penyu hijau #penyu