RADAR MALIOBORO - Media sosial kembali dihebohkan oleh salah satu member JKT48, Chelsea Davina, yang dituding mencuri sound gitar dari seorang pemain gitar di TikTok, @vikiiwq.
Kejadian ini memicu kontroversi di kalangan netizen, yang mempertanyakan etika dan keaslian konten yang diunggah oleh artis idola.
Kejadian bermula dari Chelsea yang mengunggah sebuah video di Tiktok, menampilkan dirinya sedang bermain gitar diiringi dengan lagu Rapsodi-JKT48.
Video tersebut awalnya disambut antusias oleh para penggemarnya, namun tak lama kemudian muncul sebuah tweet yang mengklaim bahwa Chelsea JKT48 ini mencuri sound gitar milik temannya, meskipun Chelsea mengaku telah mengguliknya sendiri.
Tak membutuhkan waktu lama, tweet ini langsung membuat heboh di kalangan warganet.
Netizen pun langsung dengan cepat menghujat Chelsea JKT48 ini di akun Tiktoknya.
“Mukanya udah kayak serius banget pas main, padahal megang gitar aja kayak megang kecapi wkwk”, komentar salah satu netizen di unggahan video Chelsea.
Tak hanya di Tiktok, di platform X pun Chelsea mendapatkan banyak hujatan.
“Setelah gue cari tau ternyata semua vt gitarmya dia lipsing semua, tapi ngakunya ngulik, ga ngerti maksudnya apa..”, cuitan salah satu netizen.
Tak lama dari kejadian itu, akhirnya Chelsea meminta maaf secara terbuka, melalui X dan Instagram storynya.
Chelsea melakukan klarifikasi bahwa dirinya memang terinspirasi dan menjadikan beberapa konten Tiktok sebagai referensi. Dia juga meminta maaf sudah menggunakan video-video milik orang tanpa izin.
“Mohon maaf aku sudah menggunakan video-video tersebut tanpa ijin, dan dikarenakan suara gitar aku terlalu kecil, jadi menimbulkan kesalahpahaman bahwa seakan akan aku mengklaim bahwa aku yang memainka sound itu. Kemudian maksud aku dari mengulik sendiri itu aku ngulik sound yang aku dapat dari Tiktok”, ujar Chelsea di X.
Walaupun Chelsea telah memberikan klarifikasi di sosial medianya, tetapi masih banyak netizen yang tidak puas dan masih menghujatnya.
”Klarif klarif, berarti kalo temennya si viki (pemilik sound asli) ga bilang ke public, Chelsea juga gabakal klarif dong” tulis salah satu warganet.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menghargai karya orang lain dan selalu memberikan kredit yang sesuai.
Di era digital saat ini, di mana konten dapat dengan mudah diakses dan digunakan oleh siapa saja, kesadaran akan hak cipta dan etika dalam berkarya menjadi semakin penting.
(Tina Yuliyanti)