RADAR MALIOBORO - Laut menjadi tempat pembuangan limbah yang sewenang-wenang dilakukan manusia.
Hal ini memberikan dampak yang kurang baik bagi ekosistem di lautan.
Baru-baru ini dunia dihebohkan dengan berita yang datang dari Brazil.
Sebanyak13 hiu hidung tajam yang di tangkap di laut lepas Rio De Janeiro dinyatakan positif mengandung kokain.
Hal ini dilaporkan para ahli biologi kelautan saat melakukan pengujian terhadap hiu tersebut.
Dalam penelitian itu, ditemukan konsentrasi terbanyak jumlah kokain di otot dan hati hiu.
Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti Yayasana Oswaldo Cruz yang berpusat di Rio de Janeiro.
Selain narkoba berjenis Kokain, terdapat Benzoylecgonine, yang merupakan produk sampingan yang dihasilkan saat mengkonsumsi kokain.
Hiu yang ditangkap dari kapal penangkap ikan dari pantai lepas pada September 2021 lalu, hingga kini masih terjadi.
Antara lain, 3 hiu jantan dan 10 hiu betina, 5 dia ntara betina tersebut sedang hamil.
Konsentrasi dari kokain yang terkandung dalam hiu tersebut ditemukan 100 kali lipat dari yang terkandung dalam hewan laut lainnya.
Kandungan itu menyebar tiga kali lebih tinggi di otot daripada hati hiu.
Belum ada penelitian langsung yang membuktikan pengaruh kokain terhadap hiu.
Namun beberapa peneliti menerangkan bahwa kokain tersebut memberikan efek bius terhadap hiu tersebut.
Penyebab adanya kokain di tubuh hiu disebabkan maraknya penggunaan narkoba.
Selain itu banyak penyelundupan narkoba yang membuang narkobanya dan limbahnya ke lautan lepas. Hingga menjadi konsumsi bagi hiu tersebut. (Aina Puspita Ningrum)
Editor : Meitika Candra Lantiva