RADAR MALIOBORO - Sleman Bersholawat bersama AI Habib Syech bin Abdul Qodir Asegaf yang di laksanakan di lapangan denggung sleman pada jam 18.00 dihadiri oleh ribuan jamaah. (02/09/2024).
Banyak syekhermania yang datang berbondong-bondong dari berbagai daerah untuk menyaksikan secara langsung acara Sleman Bersholawat ini. Mereka juga membawa bendera yang bertuliskan syekhermania dan di kibarkan di tengah acara Sleman Bersholawat.
“Ada yang datang tadi gaes? Masyaallah jamaah luar biasa banyaknya.” Tulis @hanskuuy_
Acaranya berjalan dengan lancar dan sangat meriah, kebahagiaan para jamaah yang bisa menghadiri acara tersebut pun tampak terlihat dari raut muka para jamaah. Namun setelah acara ini selesai tampak banyak sampah yang berceceran di sekitar lapangan denggung. Seakan tidak mempedulikan kebersihan lingkungan lapangan. Banyak botol miuman, bungkus makanan, tusuk sate, kantong plastik, dan bungkus rokok yang ditinggalkan begitu saja.
“Sangat-sangat sedih jujur dan tidak mungkin acara kaya gini tidak menimbulkan sampah, tapi plis ini mah bener-bener ditinggal gak dibuang atau dibawa pulang.” Tulis @kopituku
Banyak sekali para jamaah yang sengaja meninggalkan sampahnya di lapangan, entah apa yang mereka pikirkan. Disisi lain juga ada jamaah yang mau menjaga, dengan mambuang sampah di tempat sampah.
“Pagi tadi lewat udah bersih, tapi tidak semuanya nyampah sih. kalau rombangan ku dulu selalau bawa pulang tempat duduknya dan bawa pulang sampahnya. tapi tergantung individu sih.” Tulis @AndriArchitek
Dengan begitu panitia pelaksanaan harus mengevaluasi dan menjadikan hal tersebut sebagai pembelajaran lagi. Untuk menyediakan tempat sampah yang lebih banyak lagi ataupun larangan membuang sampah, agar samapah-sampah yang dibawa para jamaah lebih terstruktur lagi.
Setelah beredarnya video yang di pload di akun X, banyak hujatan yang muncul akibat perilaku jamaah yang tidak mau membuang sampah ditempatnya.
Bahkan banyak juga yang menyangkut pautkan dengan “Kebersihan sebagian dari Iman”. Maka dimanapun kita berada buanglah sampah pada tempatnya agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. ***
(Raka Meda dari berbagai sumber)
Editor : Iwa Ikhwanudin