RADAR MALIOBORO - Siapa sih di sini yang nggak pernah update di media sosial? Rasanya hampir semua orang pernah dong, minimal post story IG atau update status di WhatsApp.
Tapi, pertanyaan yang sering muncul: kalo sering update, apalagi tiap hari atau bahkan tiap jam, itu lebay nggak sih?
Banyak yang beranggapan kalau orang yang sering banget pamer aktivitas atau curhat di media sosial itu berlebihan alias lebay.
Tapi, sebelum kita nge-judge, yuk coba kita lihat dari sudut pandang yang lebih chill!
Di zaman sekarang, siapa sih yang nggak pengen eksis? Media sosial jadi tempat buat banyak orang menunjukkan diri mereka.
Mulai dari apa yang mereka makan, tempat nongkrong hits, sampai quote-quote galau yang relatable banget sama kehidupan cinta.
Orang yang sering update mungkin nggak lebay, mereka cuma pengen ngasih tahu ke dunia, "Hey, gue ada di sini!"
Buat beberapa orang, update medsos tiap hari itu adalah bentuk ekspresi diri.
Ada yang seneng pamer foto selfie dengan caption lucu, atau mungkin sekadar share mood hari itu.
Dan, itu wajar banget sih. Selama mereka happy dan nggak merugikan orang lain, apa salahnya, kan?
Namun, kalau udah mulai sering curhat masalah pribadi atau pamer hal-hal yang dianggap ‘berlebihan’ oleh orang lain, di situlah kata lebay kadang muncul.
Padahal, siapa yang tahu apa yang mereka rasain? Mungkin itu cara mereka healing, atau cuma sekadar buat cari perhatian.
Intinya, kita nggak bisa langsung bilang mereka lebay cuma karena update-an mereka lebih sering dari kita.
Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) juga bisa jadi salah satu alasan kenapa orang sering update di media sosial.
Di era digital, banyak yang merasa harus selalu up-to-date biar nggak ketinggalan trend.
Mulai dari challenge TikTok, filter IG yang lagi hype, sampai update status biar nggak dianggap kurang gaul. Jadi, sering update sebenarnya cuma cara mereka buat stay relevant di pergaulan.
Jadi, apakah sering update di media sosial itu lebay? Jawabannya tergantung perspektif masing-masing.
Bagi sebagian orang, itu mungkin lebay. Tapi, buat yang lain, itu cara mereka menikmati hidup di dunia maya. Selama update-an itu nggak bikin orang lain risih atau merugikan, ya sah-sah aja.
Intinya, daripada sibuk nge-judge, mending kita nikmatin aja feed sosial media kita. Kalau nggak suka, tinggal scroll down atau mute aja, nggak perlu baper!
(Ndayu Fulandari, dari berbagai sumber)
Editor : Iwa Ikhwanudin