Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Lebih Dekat Glass Frog, Spesies Unik dan Transparan dari Hutan Hujan Amerika

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 10 September 2024 | 23:14 WIB
Kenalan dengan glass frog, si katak unik yang punya kulit tembus pandang (Kolase Foto pinterest.com)
Kenalan dengan glass frog, si katak unik yang punya kulit tembus pandang (Kolase Foto pinterest.com)

RADAR MALIOBORO – Nymphargus grandisonae, biasa dikenal dengan julukan glass frog atau katak kaca. Spesies ini masuk pada ordo Anura, keluarga Centrolenidae dan genus Nymphargus.

Glass frog adalah katak endemik yang banyak ditemukan di Kolombia dan Ekuador. Spesifiknya di wilayah lereng barat dari Cordillera Barat dan Cordillera Tengah, Kolombia.

Kemudian ada di Ekuador Carchi, Cotopaxi, Phincincha, Hingga Santo Domingo de los Tsáchilas. Dengan kisaran tinggi antara 1.140 dan 2.010 m atau berukuran 3.700 dan 6.600 kaki dari wilayah tersebut.

Habitat dari glass frog biasanya ditemukan di dekat sungai dan di antara dedaunan rawa-rawa. Katak ini juga berada di hutan awan, tepi hutan, pinggir jalan dekat hutan, sampai area padang rumput.

Ukuran dewasa dari katak jantan sekitar 27 mm atau 1,1 inci. Sedangkan untuk katak betina berukuran 30 mm atau 1,2 inci. Karakteristik fisik yang ditampakkan antara lain, mata besar dan bulat dengan kombinasi iris kuning.

Tubuh beserta anggota tubuh lainnya tergolong ramping. Terdapat cakram perekat yang berukuran besar, berada di ujung jari tangan dan kaki katak.

Pihak jantan memiliki taji bengkok di bagian lengan atas yang berfungsi untuk melawan musuh. Bagian atas kepala dan tubuhnya berwarna hijau.

Ditambah lingkaran kecil dari banyaknya bintik merah. Bagian bawah tubuh katak berwarna keputihan atau kuning krem.

Glass forg terbilang aktif saat malam hari tiba. Mereka dapat berkembang biak di sungai ataupun kolam. Pihak jantan seringkali berkumpul di area vegetasi untuk sekedar menarik perhatian si betina.

Jangkauan glass forg ternyata cukup terbatas, yakni kurang lebih 20.000 km². Memiliki habitat yang terancam punah, kondisi spesies katak ini terbilang memprihatinkan.

Namun, katak kaca atau glass frog masih menjadi spesies umum yang tidak dianggap terancam oleh pihak International Union For Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN).

Baca Juga: Evos Rombak Pemain, Akankah dapat Membawa ke Playoff MPL Season 14?

Glass forg adalah salah satu bukti nyata yang luar biasa dari keanekaragaman hayati di wilayah Amerika.

Melindungi spesies ini berarti melestraikan hutan hujan yang menjadi rumah bagi spesies lainnya.

Penulis: Razmarita Dyasprinasti
(Berbagai Sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#endemik #hijau #katak #warna #amerika