Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Emily Armstrong Jadi Vokalis Baru Linkin Park, Dapat Kecaman dari Anak Chester Bennington

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 12 September 2024 | 21:49 WIB
Emily Armstrong, vokalis baru Linkin Park dan Vokalias Linking Park yang telah meninggal dunia, Chester Bennington.
Emily Armstrong, vokalis baru Linkin Park dan Vokalias Linking Park yang telah meninggal dunia, Chester Bennington.

RADAR MALIOBORO - Kontroversi melanda dunia music rock setelah anak Chester Bennington, vokalis legendaries Linkin Park yang meninggal pada 2017, secara terbuka menolak Emily Armstrong sebagai vokalis baru band tersebut.

Setelah berita bahwa Emily Armstrong, vokalis dari band rock Amerika yang dikenal dengan suara khasnya, akan bergabung dengan Linkin Park sebagai vokalis utama, reaksi dari beberapa pihak tidak dapat dihindari.

Namun, yang paling mengejutkan adalah penolakan dari pihak keluarga Bennington.

Jaime Bennington, anak Chester Bennington, mengungkapkan ketidak setujuannya melalui media sosial.

Jaime tidak setuju dengan keputusan yang diambil rekan-rekan mendiang ayahnya tersebut.

Dalam unggahan di Instagram Story, Jaime memberikan beberapa alasan di balik kritiknya.

Protes tersebut bahkan secara langsung ditujukan kepada Mike Shinoda, pendiri Linkin Park dan tokoh penting yang berada di balik pemilihan Emily sebagai vokalis baru.

Jaime menjelaskan bahwa kritiknya didasari oleh rekan jejak seorang Emily, baik sebagai musisi maupun individu.

Ia menyoroti dugaan keterlibatan Emily dengan gereja Scientology, dukungannya terhadap Dabby Masteron, serta dampak yang muncul setelah pengumuman tersebut.

Jaime juga mengkritik keputusan Mike Shinoda, yang dianggapnya tidak menghormati warisan mendiang Chester Bennington selama berada di Linkin Park.

Salah satu alasan utama Jaime mengkritik keputusan Mike Shinoda dan anggota lainnya adalah latar belakang Emily Armstrong.

Menurutnya, Linkin Park tidak mempertimbangkan rekam jejak Emily dengan cukup matang.

Jaime menyoroti dugaan keterkaitan Emily dengan gereja Scientology.

Scientology, yang dikenal sebagai 'gereja artis,' didirikan oleh Hubbard dan berasal dari istilah yang menggabungkan scio dan logos.

Scio adalah bahasa Latin yang berarti mengetahui makna sepenuhnya dari dunia.

Sementara logos, istilah dari bahasa Yunani, berarti pembelajaran. Jika digabungkan, menurut situs resmi Scientology, aliran ini berarti "belajar bagaimana mengetahui."

Scientology mengklaim bahwa mereka tidak berbeda jauh dari agama lain, dengan prinsip dasar yang serupa: memperbaiki masyarakat.

Namun, perbedaannya, menurut mereka, Scientology memiliki akses ke teknologi modern yang lebih canggih.

Linkin Park dianggap mengabaikan catatan tersebut meskipun sudah mengetahuinya, karena Mike Shinoda dan Emily Armstrong telah berteman lama.

"Orang-orang sulit memahami bagaimana Anda diam-diam merekrut teman lamamu @emilyarmstrong untuk menggantikan @chesterbe dengan masa lalu Emily di gereja," tulis Jaime, seperti diberitakan Variety pada Senin (9/9/2024).

Rekam jejak lain yang disorot oleh Jaime adalah fakta bahwa Emily Armstrong pernah memberikan dukungan kepada Danny Masterson, yang merupakan terdakwa dalam kasus pemerkosaan.

Di sisi lain, Emily telah merilis pernyataan terkait masa lalunya, mengakui bahwa keputusannya saat itu adalah kesalahan.

"Saya pernah diminta mendukung seseorang yang saya anggap teman di persidangan, dan sempat hadir pada sidang awal sebagai pengamat," kata Emily.

"Namun, saya segera menyadari bahwa itu adalah tindakan yang tidak seharusnya saya lakukan," lanjutnya.

Linkin Park kemudian dituding menghapus jejak dan warisan Chester Bennington dengan mengumumkan vokalis baru tepat pada bulan pencegahan bunuh diri internasional.

Jaime Bennington menulis, "Sulit bagi orang-orang memahami bagaimana kalian perlahan menghapus kehidupan dan warisan ayah saya."

Ia juga menyebut bahwa band tersebut bukan hanya berusaha menjelaskan masa depan Linkin Park dalam wawancara, tetapi juga melakukannya pada bulan yang seharusnya berfokus pada pencegahan bunuh diri.

Jaime melanjutkan kritiknya, menyesalkan keputusan band untuk merekrut Emily Armstrong tanpa mempertimbangkan dampak terhadap para penggemar.

Jaime merasa band ini cenderung mengabaikan dampak dari keputusan mereka, karena tidak ada klarifikasi dari pihak Linkin Park mengenai berbagai masalah yang disorot.

"Mereka menolak mengakui dampak memilih seseorang seperti Emily tanpa memberi klarifikasi kepada banyak korban yang menjadi bagian dari basis penggemar kalian," tegas Jaime.

Ia mengakhiri pernyataannya dengan rasa kecewa yang mendalam, menuding Linkin Park telah mengkhianati kepercayaan yang diberikan penggemar dan orang-orang terdekat mereka selama bertahun-tahun.

"Kami memercayai kalian untuk menjadi sosok yang lebih baik, membawa perubahan. Namun kini kalian menjadi lupa dan tidak peka. Sungguh gila," tutupnya. (Dimas Dwi Prihatmoko)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kecaman #linkin park #chester bennington #Anak Chester Bennington #vokalis baru #Emily Armstrong #mike shinoda #vokalis linkin park