RADAR MALIOBORO - Pemandangan gedung pencakar langit memang menjadi salah satu hal yang lumrah ditemukan di banyak kota metropolitan.
Gedung pencakar langit juga banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara, salah satunya ada dari Indonesia.
Berdasarkan data dari Skyscrapercity.com berikut ini daftar gedung pencakar langit tertinggi di Asia Tenggara, dan salah satunya terletak di Indonesia, berikut ulasannya.
1. Gedung Merdeka PNB 118
Peringkat pertama disabet oleh gedung pencakar langit milik Malaysia yakni Merdeka PNB 118, gedung ini memiliki tinggi mencapai 678,9 meter.
Sesuai dengan namanya, gedung ini memiliki 118 lantai ditambah dengan 5 lantai basement, dengan luas lantai mencapai 292 ribu meter persegi atau m2.
Pembangunan dari puncak gedung ini baru saja rampung pada bulan november 2021, setelah digarap selama kurang lebih tujuh tahun sejak tahun 2014.
Bahkan tinggi gedung ini menyalip sanghai Tower dan Tokyo Skytree yang memiliki tinggi 632 meter dan 634 mter.
2. Vincom Landmark 81
Pada posisi kedua diraih oleh gedung Vincom Landmark 81 yang berlokasi di Vietnam. Gedung ini memiliki tinggi mencapai 461,2 meter.
Sesuai dengan namanya gedung ini memiliki 81 lantai dengan 2 basement, proyek pembangunan ini dimulai sejak tahun 2015, dan rampung pada tahun 2018.
Pembangunan gedung Vincom Landmark 81 diarsiteki oleh ATKINS bekerja sama dengan ARUP, perusahaan desain asal Inggris.
Sementara Investor pengembang utama dari proyek adalah Vinhomes, perusahaan real-estate terbesar yang ada di Vietnam.
3. Petronas Twin Towers
Petronas Twin Tower berada di Negeri Jiran Malaysia dan pernah menjadi gedung pencakar langit tertinggi nomor 3 di dunia pada 1998-2004.
Memiliki ketinggian 451,9 meter, gedung ini memiliki 88 lantai dan 6 lantai basement.
Namun walaupun disalip oleh berbagi gedung baru yang lebih tinggi, Petronas masih memegang gedung pencakar langit kembar tertinggi di dunia.
4. The Exchange 106
Negara Harimau Malaya ini memiliki gedung pencakar langit, yakni The Exchange 106 dengan ketinggian mencapai 445,5 meter.
Gedung The Exchange memiliki total 95 lantai, gedung ini menempati lokasi di area bisnis dan keuntungan internasional terpadu, Tun Razak Exchange (TRX), Malaysia.
Pembangunan Tower ini dimulai sejak tahun 2016 dan selesai pada tahun 2019, dan diprakarsai oleh perusahaan asal Jakarta, yakni, Indonesia property Mulia Group.
5. Autograph Tower
Terakhir berasal dari Indonesia yakni Autograph Tower yang mengamankan posisi ke lima gedung tertinggi di Jakarta pada tahun 2022.
Tinggi dari Gedung Autograph Tower ini 382,9 meter raihan ini otomatis resmi menggeser kedudukan Gama Tower yang sebelumnya menjadi gedung tertinggi di Indonesia.
Gedung Autograph Tower sendiri terletak di Jalan MH Thamrin, Jakarta atau yang juga dikenal dengan Thamrin Nine Tower 1.
Adapun gedung Autograph Tower ini memiliki total 95 lantai dan 111 lantai, dan didesain oleh Kohn Fox Associates, dengan konsep mixed superblock. (Bayu Prambudi Susilo)
Editor : Meitika Candra Lantiva