Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengungkap Sejarah Reog Ponorogo yang Cukup Populer dan Banyak Dipentaskan

Bahana. • Senin, 16 September 2024 - 20:52 WIB

 

reog
reog
RADAR JOGJA – Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di Asia Tenggara.

Indonesia juga memiliki banyak sekali keranekaragaman budaya yang tersebar di seluruh daerah.

Salah satu nya adalah Reog Ponorogo.

Reog Ponorogo merupakan salah satu kesenian daerah yang berasal dari salah satu wilayah kabupaten di provinsi Jawa Timur.

Tarian ini menampilkan sosok topeng macan (barongan ) yang berhias bulu merak dengan ukuran yang sngat besar, dan di iringi oleh Bujang Ganong, Warok, dan Jathil atau pasukan kuda putih.

Pertunjukkan ini sering ditampilkan di beberapa acara, seperti pernikahan, hari jadi hingga festival kesnian yang setiap tahun nya di pertontonkan di pendopo Alon Alon Ponorogo pada saat bulan Muharram, yaitu Grebeg Suro.

Dari penjelasan di atas , pasti kalian penasaran bagaimana sih asal mula sejarah Reog Ponorogo, yuk simak penjelasan dibawah ini.

Sejarah Reog Ponorogo, bemula dari suatu kerajaan yang bernama kerajaan Bantarangin yang berada di daerah wengker, sekarang terkenal dengan nama ponorogo, yang pada masa itu dipimpin oleh raja yang bernama Klono Sewandono.

Pada masa itu pula di kerajaan Kedri hiduplah putri yang cantik jelita bernama Dewi Songgolangit, dengan parasanya yang cantik dan mempesona Dewi Songgolangit sangat terkenal di beberapa penjuru tanah Jawa,.

Pada saat itu raja Kediri mengumumkan sayembara unntuk menikahi putrinya, dengan syarat harus bisa menampilkan kesenian yang belum pernah ada dan di iringi 144 kuda kembar serta hewan berkepala 2.

Banyak juga yang meyerah dengan persyaratan yang diberikan, akan tetapi terdepat dua kerajaan yang menyanggupi persyaratan tersebut, yaitu raja Klono Sewandono dari kerajaan Bantarangin, dan raja Singo Barong dari kerajaan Lodaya.

Raja Singo Barong merupakan raja yang berasal dari kerajaaan Lodaya dan dikenal memiliki ilmu hitam yang sakti.

Mendengar berita yang mengikuti sayembara bukan hanya dia, Raja Singo Barong pun berencana ingin merampas semua persyaratan yang telah dimiliki oleh raja Klono Sewandono.

Mendengar hal tersebut Raja Klono Sewandono ingin menyerang kerajaan Lodaya.

Peperangan antara kedua kerajaan pun terjadi, dengan kakuatan dadi pecut Samandiman yang dimiliki oleh raja Klono Sewandono berhasil mengalahkan raja Singo Barong.

Akhirnya raja Singo Barong pun ditangkap dan dibawa ke kerajaan Kediri dengan di iringi oleh 144 pasukan kuda kembar dan beberapa seniman serta alat musik yang telah disiapkan.

Setelah sampai di kerjaan Kediri, Raja Klono Sewandono pun segera merampungkan pertunjukan tersebut.

Dengan hal tersebut Dewi Songgolangit pun merasa bahwa sayebara nya telah dimenangkan oleh raja Klono Sewandono.

Akhirnya Dewi Songgolangit menikah dengan raja Klono Sewandono dan hidup di daerah Wengker yang sekarang terkenal dengan Ponorogo.

Kesenian yang ditampilakan dimanakan sebagai Reog Ponorogo .

Penulis: M. Miftahul maayis

Editor : Bahana.
#reog ponorogo #kebudayaan #jawa timur