RADAR MALIOBORO-Buah kepel (Stelechocarpus burahol) mungkin tidak setenar buah tropis lain seperti durian atau mangga, tetapi kepel adalah bagian dari kekayaan alam dan budaya Yogyakarta yang sudah dikenal sejak zaman kerajaan.
Selain memiliki sejarah panjang sebagai simbol kemewahan dan kecantikan, buah kepel juga menawarkan banyak manfaat kesehatan yang telah diakui secara ilmiah dan tradisional.
Di masa lalu, buah kepel dikenal sebagai buah eksklusif yang hanya dikonsumsi oleh bangsawan Keraton Yogyakarta. Buah ini sering dihubungkan dengan perawatan kecantikan para putri kerajaan karena dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan kulit dan aroma tubuh.
Pohon kepel pernah ditanam di pekarangan keraton sebagai lambang kemuliaan dan kemewahan. Di luar sejarahnya yang unik, buah kepel juga memiliki keistimewaan dalam hal gizi dan manfaat kesehatan. Berikut ini merupakan manfaat dari buah kepel.
1.Menghilangkan Bau Badan Alami.
Salah satu manfaat buah kepel yang paling terkenal adalah kemampuannya mengurangi bau badan secara alami. Konon, konsumsi buah ini secara rutin dapat membuat aroma tubuh menjadi lebih harum dan segar. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa buah kepel menjadi favorit di kalangan putri kerajaan.
2.Detoksifikasi Tubuh.
Buah kepel dikenal memiliki sifat diuretik, yang artinya dapat membantu merangsang produksi urine. Hal ini sangat bermanfaat untuk membantu proses detoksifikasi tubuh, yaitu dengan membuang racun-racun melalui saluran kemih. Dengan demikian, buah ini juga bisa membantu mencegah infeksi saluran kemih serta menjaga kesehatan ginjal.
3.Sumber Antioksidan.
Seperti banyak buah lainnya, kepel mengandung berbagai senyawa antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan ini bermanfaat untuk mencegah penuaan dini, mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung, serta mendukung sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.
4.Menjaga Kesehatan Kulit.
Bagi masyarakat Yogyakarta, buah kepel juga dikenal karena khasiatnya dalam menjaga kecantikan kulit. Buah ini dipercaya dapat membantu merawat kulit dari dalam dengan memberikan nutrisi penting yang mendukung kesehatan kulit. Konsumsi buah kepel secara rutin diyakini dapat membantu membuat kulit tampak lebih cerah, halus, dan bebas dari jerawat.
5.Mencegah Peradangan.
Penelitian modern menunjukkan bahwa buah kepel mengandung senyawa antiinflamasi yang dapat membantu mencegah dan mengurangi peradangan di dalam tubuh.
Ini penting dalam mencegah berbagai penyakit kronis yang dipicu oleh peradangan, seperti radang sendi dan penyakit jantung. Efek antiinflamasi ini juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan mempercepat penyembuhan luka.
6.Menurunkan Resiko Batu Ginjal.
Karena sifat diuretiknya, buah kepel dapat membantu dalam mencegah pembentukan batu ginjal. Dengan merangsang produksi urine, buah ini membantu membersihkan ginjal dan mengeluarkan mineral-mineral yang bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal. Hal ini menjadikan buah kepel sebagai salah satu pilihan alami untuk menjaga kesehatan ginjal.
Meskipun memiliki manfaat yang luar biasa, keberadaan buah kepel saat ini semakin langka. Di Yogyakarta, pohon kepel masih bisa ditemukan di sekitar Keraton Yogyakarta, tetapi di luar itu, pohon ini mulai jarang ditemui.
Upaya pelestarian tanaman ini sangat penting, baik dari segi ekologi maupun budaya. Dengan meningkatnya kesadaran akan manfaat buah kepel, diharapkan ada lebih banyak inisiatif untuk membudidayakan dan melestarikan pohon ini agar tetap bisa dinikmati oleh generasi mendatang.
Raka Meda
Dari berbagai sumber.