Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Sejarah Tari Sendratari Sugriwa Subali Kisah Persetruan dalam Cerita Pewayangan Ramayana

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 27 September 2024 | 10:33 WIB
Sendratari Sugriwa Subali. https://images.app.goo.gl/CbBN31JM16HYXcsc8
Sendratari Sugriwa Subali. https://images.app.goo.gl/CbBN31JM16HYXcsc8

RADAR MALIOBORO-Sendratari Sugriwa Subali merupakan sebuah pertunjukan seni tari yang diadaptasikan dari salah satu episode kisah epik Ramayana, sebuah cerita klasik dari India yang telah mendunia dan masuk ke berbagai kebudayaan di Asia, termasuk Indonesia.

Dalam kisah ini, Sugriwa dan Subali, yang merupakan dua saudara kera, terlibat dalam konflik besar yang menjadi bagian penting dari alur cerita Ramayana. Pertunjukan sandratari ini biasanya dipentaskan di Jawa, Bali, dan beberapa daerah lain di Indonesia, dengan mengambil kisah persetruan antara kedua kakak beradik tersebut sebagai tema utama.

Sugriwa dan Subali merupakan dua saudara kera yang memiliki peran penting dalam epos Ramayana. Kisah mereka berawal dari pertemuan mereka dengan Rama, sang protagonis utama dalam Ramayana, yang sedang mencari istrinya, Sita, yang diculik oleh Rahwana. Rama membutuhkan bantuan untuk melacak Rahwana, dan bertemulah ia dengan sugriwa yang pada saat itu terlibat konflik, dengan kakanya Subali.

Subali, saudara yang lebih tua, dianggap lebih kuat dan memiliki kekuatan luar biasa. Namun, konflik antara mereka dimulai ketika Subali menuduh Sugriwa berkhianat saat mereka tengah berusaha mengalahkan musuh bersama, seekor raksasa bernama Mayavi. Akibatnya, Subali mengusir Sugriwa dari kerajaan Kiskinda dan mengklaim tahtanya. Sugriwa yang merasa tidak bersalah dan dikhianati, kemudian meminta bantuan Rama untuk mengalahkan Subali dan merebut kembali tahtanya. Dengan bantuan Rama, Sugriwa akhirnya berhasil mengalahkan Subali, dan Sugriwa dinobatkan sebagai raja Kiskinda.

Kisah ini mencerminkan tema pengkhianatan, kesetiaan, dan pengorbanan yang banyak ditemukan dalam karya sastra klasik, terutama di Asia. Pertarungan antara Sugriwa dan Subali juga mengandung pesan moral tentang persaingan dan keadilan.

Sendratari adalah singkatan dari seni drama dan tari. Di Indonesia, bentuk sendratari mulai populer pada tahun 1960-an, terutama di Yogyakarta dan Bali, yang sering mengadaptasi kisah-kisah dari epos besar seperti Mahabharata dan Ramayana. Sendratari Sugriwa Subali sendiri adalah salah satu dari banyak sendratari yang diambil dari Ramayana, dan pertama kali dipentaskan dalam skala besar di Candi Prambanan, Yogyakarta, yang merupakan tempat ikonik untuk pertunjukan Ramayana Ballet.

Pertunjukan ini memadukan unsur tari, musik, dan drama tanpa dialog, di mana kisahnya disampaikan melalui gerakan tubuh para penari. Musik gamelan yang mengiringi juga menambah suasana dramatis dalam setiap adegan, mulai dari perseteruan antara Sugriwa dan Subali hingga kemenangan Sugriwa dengan bantuan Rama. Para penari menggunakan kostum tradisional yang menggambarkan karakter masing-masing tokoh, seperti Sugriwa yang digambarkan dengan kostum kera berwarna cerah, sementara Subali sering kali diberi warna lebih gelap untuk menunjukkan perannya sebagai antagonis.

Seiring berjalannya waktu, Sendratari Sugriwa Subali terus berkembang dan menjadi bagian penting dari pertunjukan seni tradisional di Indonesia. Meski awalnya lebih sering dipentaskan di tempat-tempat bersejarah seperti Candi Prambanan, sendratari ini kini bisa dinikmati di berbagai tempat, baik di panggung modern maupun dalam rangkaian acara budaya tradisional. Pementasan ini tidak hanya menarik minat wisatawan lokal, tetapi juga mancanegara, terutama karena perpaduan antara keindahan tari tradisional, musik gamelan, dan kekuatan cerita Ramayana yang abadi.

Di Bali, Sendratari Sugriwa Subali sering kali menjadi bagian dari upacara adat atau festival budaya, di mana cerita ini juga dipentaskan sebagai bentuk penghormatan terhadap kisah-kisah lama yang penuh nilai-nilai moral. Keindahan gerak tari yang penuh makna serta iringan musik tradisional Bali menjadikan pertunjukan ini sangat memukau dan sarat makna filosofis.

Sendratari Sugriwa Subali merupakan salah satu representasi seni tradisional Indonesia yang menggabungkan drama, tari, dan musik dalam satu kesatuan yang harmonis. Berasal dari kisah epik Ramayana, pertunjukan ini tidak hanya menghibur tetapi juga mengandung pesan moral yang mendalam. Dari perseteruan dua saudara, kita bisa belajar tentang keadilan, pengkhianatan, dan pentingnya persahabatan serta kesetiaan. Hingga saat ini, Sendratari Sugriwa Subali tetap menjadi salah satu karya seni yang terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Raka Meda
Dari berbagai sumber.

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Tari #ramayana #sendratari #Subali dan Sugriwo #sejarah #Subali #Sugriwa #Sugriwa Subali