Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Sejarah Singkat Hari Batik Nasional: Warisan Budaya Bentuk Identitas Bangsa Indonesia

Winda Atika Ira Puspita • Rabu, 2 Oktober 2024 | 22:28 WIB
Hari Batik Nasional Tahun 2024.
Hari Batik Nasional Tahun 2024.

RADAR MALIOBORO - Setiap tanggal 2 Oktober, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap batik, salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan bangsa.

Hari Batik Nasional memiliki sejarah yang panjang, berawal dari pengakuan dunia internasional hingga menjadi simbol identitas bangsa Indonesia.

Pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009, tanggal 2 Oktober secara resmi ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional.

Keputusan ini disertai dengan Surat Edaran dari Kementerian Dalam Negeri yang mengimbau seluruh pegawai pemerintah untuk mengenakan batik pada Hari Batik Nasional, sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan budaya tersebut.

Bagaimana perjalanan batik hingga diakui secara oleh dunia dan dirayakan setiap tahunnya? Berikut sejarah singkat mengenai Hari Batik Nasional.

Pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia

Sejarah Hari Batik Nasional berawal pada tanggal 2 Oktober 2009, ketika Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) secara resmi mengakui batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi.

Pengakuan ini menjadi momen penting bagi Indonesia, yang secara resmi menjadikan batik sebagai bagian dari warisan budaya dunia.

UNESCO mengakui keunikan teknik pembuatan batik, motif-motif yang sarat makna, serta perannya dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia.

Keberhasilan batik mendapatkan pengakuan dari UNESCO bukanlah hal yang instan. Proses ini melibatkan pengumpulan data, penelitian, dan promosi yang panjang oleh pemerintah Indonesia.

Tujuan utamanya adalah untuk melindungi batik dari klaim negara lain dan memastikan bahwa batik diakui sebagai budaya asli Indonesia yang harus dilestarikan.

Batik: Simbol Identitas dan Persatuan Bangsa

Batik telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Indonesia sejak ratusan tahun lalu.

Setiap motif batik memiliki filosofi dan makna yang mendalam, mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal, cerita sejarah, dan keanekaragaman budaya Indonesia.

Dari Batik Jawa yang terkenal dengan motif klasik seperti parang dan kawung, hingga Batik Nusantara yang mengusung ragam motif dari berbagai daerah, batik mencerminkan kekayaan budaya dan persatuan bangsa.

Di era modern, batik tidak hanya dipakai pada acara formal atau adat, tetapi juga menjadi tren fashion yang digemari oleh semua kalangan.

Inovasi batik dalam dunia model turut menjadikan kain tradisional ini tetap relevan dan dicintai, baik di dalam maupun luar negeri.

Hari Batik Nasional adalah momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk merayakan dan melestarikan salah satu warisan budaya paling berharga, batik.

Dengan diakuinya batik oleh UNESCO dan ditetapkannya 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional, Indonesia menunjukkan komitmen untuk menjaga warisan budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan dan identitas bangsa.

Mari terus kenakan batik dengan bangga, karena batik bukan sekadar kain, melainkan simbol persatuan dan kekayaan budaya Indonesia. (Safana Putri Nurmalia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pengakuan dunia #batik #Warisan Budaya Indonesia #tren fashion #hari batik nasional #batik warisan dunia