RADAR MALIOBORO - Festival Kustom Kultur terbesar di Indonesia, Kustomfest, akan kembali digelar pada 5-6 Oktober 2024 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.
Dikutip dari website resmi Kustomfest, KUSTOMFEST adalah sebuah festival kustom kulture, kolaborasi pertunjukan dari berbagai jenis karya kustom culture Indonesia Motor Kustom, Hot Rod dan Kustom Cars, Sepeda Kustom, Pedal Car, Body Art, Die Cast, Paint Work, Seni dan Budaya, Entertaiment, Vendor Booth dan sebagainya dalam satu konsep perayaan kustom kulture tahunan Indonesia.
KUSTOMFEST diselenggarakan sebagai acara tahunan di Yogyakarta-Indonesia, kota yang terkenal dengan kekayaan budaya dan peninggalan sejarah.
KUSTOMFEST mengundang dan melibatkan seluruh elemen pegiat kustom kulture Indonesia dan pelaku industri kustom global, menampilkan karya kustom terbaik sebagai refleksi kekayaan budaya bangsa Indonesia.
Dalam perkembangannya KUSTOMFEST memiliki misi untuk menjadi “mesin” penggerak dengan terus mendorong lahirnya generasi dan karya baru yang menjadi identitas kustom kulture Indonesia.
Setiap tahun, Kustomfest selalu menghadirkan tema unik yang menggambarkan perjalanan dan perkembangan dunia kustom.
Tahun ini, tema yang diusung adalah Lucky '13' Rollin, yang menandai perjalanan 13 tahun Kustomfest sebagai ajang besar bagi para penggemar kustom.
Pada tahun ini, Kustomfest menghadirkan dua band gahar, Saint Loco dan Gorebomb. Kedua band tersebut hadir sebagai perwakilan Hammersonic Records, siap menggetarkan panggung dengan misi membentuk circle pit terbesar.
Kustomfest dan Hammersonic Festival menjadi perayaan idealisme di bidang kustom kulture dan musik, dua dunia yang mungkin berbeda, namun mampu berkomunikasi dengan cara uniknya sendiri, berakar pada semangat yang sama yaitu Indonesia.
Kustomfest dan Hammersonic menekankan bahwa festival ini adalah rumah bagi semua kalangan, tanpa batasan atau sekat.
Walaupun ada perbedaan pendapat, nilai “respect” atau “tepa slira” tetap diutamakan.
Pada akhirnya, kita semua adalah entitas tunggal yang bertumbuh sebagai manusia.
Tidak perlu membuktikan seberapa "kustom" atau "metal" dirimu, karena merayakan festival ini adalah bagian dari proses pembelajaran bagi setiap orang.
Tiket sudah bisa dibeli mulai harga Rp 100.000 per hari. Ayo siapkan energi untuk headbang!
Jangan lupa juga untuk mendukung produk UMKM, tenant, warung, penginapan, dan angkringan selama acara berlangsung. (Dimas Dwi Prihatmoko)
Editor : Meitika Candra Lantiva