RADAR MALIOBORO - Artis Kimberly Ryder mengunjungi Komnas Perempuan di daerah Cikini, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/10/2024).
Ia mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh mantan suaminya, Edward Akbar, sejak awal pernikahan mereka.
"Ya, bagaimana lagi? Menikah baru beberapa bulan atau tahun, rasanya malu juga. Edward selalu bilang kalau lima tahun pertama pernikahan itu memang yang paling berat," ungkap Kimberly.
Kimberly juga menceritakan, bahwa saat mengalami KDRT, ia terpaksa menelepon ayahnya yang berada di Bali karena merasa terancam dan membutuhkan perlindungan.
Ia meninggalkan rumah bersama anak-anak selama beberapa hari untuk menjauh dari situasi berbahaya.
"Ayahku ikut campur karena dia merasa aku dalam bahaya. Edward marah karena menganggap ayahku terlalu ikut campur dalam masalah rumah tangga kami," imbuhnya.
Kekerasan yang dialaminya berawal dari tindakan Edward yang sering melempar barang-barang di rumah, termasuk membanting laptop dan kamera, serta barang berharga lainnya.
Meskipun demikian, Kimberly sempat bertahan karena berbagai pertimbangan, termasuk memikirkan masa depan anak-anak mereka dan rumah yang mereka miliki bersama.
Namun, akhirnya Kimberly mengambil keputusan tegas untuk mengajukan gugatan cerai pada 12 Juli 2024 di Pengadilan Agama Jakarta Pusat.
Baca Juga: Dr Disrespect Bangkit Kembali di YouTube Setelah Kontroversi dan Banned dari Twitch
Ia berharap persidangan KDRT ini dapat memberikan jalan keluar yang terbaik bagi kedua belah pihak.
"Saya hanya berharap semua berjalan baik dan ada jalan tengah yang bisa diterima bersama," tambah Kimberly Ryder. (Yohana Britney Lifetoranisa Gowasa)
Editor : Winda Atika Ira Puspita