Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Duck Syndrome: Saat Kelihatannya Tenang, Padahal Kondisinya Berkebalikan

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 13 Oktober 2024 | 10:59 WIB
Duck Syndrome: Saat Kelihatannya Tenang, Padahal Kondisinya Berkebalikan 
Duck Syndrome: Saat Kelihatannya Tenang, Padahal Kondisinya Berkebalikan 

RADAR MALIOBORO – Duck syndrome adalah kondisi saat seseorang terlihat baik dari luar tapi aslinya tertekan. Duck syndrome merupakan istilah yang digunakan untuk menggambar kondisi seseorang yang merasa tertekan dan mempunyai banyak masalah, namun bisa terlihat baik-baik saja dari luarnya.

Istilah ini menganalogikan bebek yang berenang seolah sangat tenang, tetapi kakinya berjuang keras untuk bergerak agar tubuhnya tetap bisa berada di atas permukaan air. Kondisi ini bisa berujung pada gangguan kecemasan dan depresi sehingga hal ini perlu ditangani.

Mengapa Duck Syndrome Terjadi?
Beberapa faktor yang dapat memicu duck syndrome adalah :

1. Tekanan Sosial
Harapan tinggi dari lingkungan sekitar untuk selalu berhasil dan sempurna.

2. Perbandingan diri
Sering membandingkan diri dengan orang lain dan merasa tidak cukup baik.

3. Takut akan Kegagalan
Ketakutan untuk menunjukkan kelemahan atau kegagalan.

4. Kultur Perfeksionis
Kecenderungan untuk selalu berusaha mencapai kesempurnaan.

Gejala Duck Syndrome
Orang yang mengalami duk syndrome mungkin menunjukkan gelaja-gejala seperti :

1. Merasa kelelahan
Meskipun terlihat sibuk, mereka merasa lelah secara fisik dan mental.

2. Suilit tidur
Masalah tidur seperti insomnia atau sering terbangun tengah malam.

3. Perubahan nafsu makan
Nafsu makan berkurang atau meningkat dratis.

4. Mudah tersinggung
Sensitif terhadap kritik dan komenter negatif.

5. Merasa kesepian
Meskipun dikelilingi orang, mereka merasa kesepian dan terisolasi.

Jika dibiarkan, duck syndrome dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik seseorang. Seperti depresi, kecemasan, dan burnout.

Beberapa penanganan mandiri yang bisa dilakukan yaitu lakukan positive self talk, lakukan kegiatan yang membuatmu relaks seperti me time, melakukan hobi, dan lainnya. Bisa juga mendatangi profesional untuk membantu mengatasi duck syndrome.

(Rati Perwasih)
Sumber : instagram @indo_psikologi

Editor : Iwa Ikhwanudin
#duck syndrome #depresi #mental illness