Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Israel Kembali Menyerang Lebanon, Korban Warga Sipil, Didominasi Kaum Perempuan

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 17 Oktober 2024 | 22:02 WIB
Ilustrasi Anggota Militer Israel
Ilustrasi Anggota Militer Israel

RADAR MALIOBORO - Gempuran militer Israel ke Lebanon semkain meluas. Tidak hanya melancarkan serangan ke selatan Lebanon, pasukan udara Israel juga membombardir wilayah Utara Lebanon.

Kota Naba-Tieh dan Desa Taybeh di Lebanon bagian selatan menjadi target serangan Israel pada hari Selasa 15 Oktober 2024. Operasi pasukan ini dilaporkan menyasar wilayah selatan lembah Beeka di Timur, dan pinggiran ibu kota Beirut. Israel juga mengklaim telah membunuh komandan unit rudal anti tank hizbullah, Muhammad Kamel Naim dalam serangan ke naba-tieh. Namun, hizbullah belum mmeberikan komentar atas pengakuan Israel.

Israel juga menyerang wilayah Lebanon Utara pada hari Senin, 14 Oktober. Sehari kemudian operai penyelamatan di Kota Aitou dilakukan untuk mencari korban yang masih selamat. Akibat serangan ini setidaknya dua puluh orang tewas. Mayoritas korban adalah kaum perempuan.

Mereka tengah berlindung disebuah gedung yang menjadi lokasi pengungsian warga dari selatan Lebanon. Israel berulang kali mengklaim selalu menghindari korban sipil saat melakukan serangan. Namun, kenyataanya mayoritas korban serangan brutal Israel adalah warga sipil.

Perang antara Israel dan Lebanon mengacu pada serangkaian konflik yang terjadi antara Israel dan kelompok-kelompok militan di Lebanon, khususnya Hizbullah.

Perang ini dimulai ketika Israel melancarkan invasi besar-besaran ke Lebanon, dengan tujuan untuk menghancurkan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang beroperasi dari Lebanon.

PLO dianggap sebagai ancaman besar bagi keamanan Israel.

Israel berhasil mengusir PLO dari Lebanon, tetapi invasi ini juga menyebabkan konflik yang berkepanjangan dengan kelompok-kelompok militan di Lebanon.

Konflik antara Israel dan Lebanon pada dasarnya melibatkan kepentingan regional yang lebih luas, di mana kekuatan-kekuatan seperti Iran, Suriah, dan Amerika Serikat memiliki peran besar dalam mendukung pihak-pihak yang terlibat.

(Dia Daiyanti)

Sumber: berbagi sumber

PELAPORAN: Pemateri saat memberikan bimbingan pada perwakilan partai politik untuk pembuatan LPSDK dan LPPDK di Hotel C1 Sumenep kemarin. (ERWIN MAULIDIN MM/JPRM )
PELAPORAN: Pemateri saat memberikan bimbingan pada perwakilan partai politik untuk pembuatan LPSDK dan LPPDK di Hotel C1 Sumenep kemarin. (ERWIN MAULIDIN MM/JPRM )
Editor : Iwa Ikhwanudin
#pejuang #palestina #israel #korban perempuan #lebanon #serang