RADAR MALIOBORO - Jawa Pos Arena pada malam 16 Oktober 2024 berubah menjadi lautan cahaya dan sorakan ribuan penggemar.
Boyband asal Korea Selatan, Day6, sukses mengguncang Surabaya dengan penampilan spektakuler mereka dalam konser bertajuk "Forever Young".
Konser ini membuktikan betapa besarnya antusiasme My Day (sebutan penggemar Day6) di Kota Pahlawan.
Konser ini merupakan pemberhentian ke-2 di Indonesia setelah konser di Bali (13/10).
Sejak pintu arena di buka, para penggemar sudah memadati venue. Sorakan histeris terdengar nyaring saat Day6 muncul di atas panggung.
Lagu-lagu hits seperti "Zombie", "Time Of Our Life", dan "You Were Beautiful" sukses membuat seluruh penonton ikut bernyanyi.
Tidak hanya menyajikan lagu-lagu populer, Day6 juga membawakan beberapa lagu dari album terbaru mereka.
Interaksi hangat antara anggota band dengan para penggemar semakin menambah keseruan konser.
Young K, Sungjin, Wonpil, dan Dowoon tak henti-hentinya menyapa dan mengucapkan terima kasih kepada My Day Indonesia.
"Kami sangat senang bisa kembali ke Indonesia dan bertemu dengan My Day di Surabaya. Terima kasih atas sambutan hangat kalian," ujar salah satu anggota Day6.
Ribuan penonton ikut bernyanyi bersama, menciptakan suasana yang begitu mengharukan.
Selain itu, aksi panggung yang enerjik dari para member juga membuat penonton tidak berhenti berjingkrak dan bersorak.
Di akhir konser My Day Surabaya menyiapkan sebuah video fan project untuk Day6.
Konser Day6 di Surabaya tidak hanya menjadi ajang bagi para penggemar untuk menikmati penampilan idola mereka, tetapi juga menjadi momen berkumpul dan berbagi keceriaan bersama sesama My Day.
Konser "Forever Young" di Surabaya ini merupakan konser ke-2 untuk di Indonesia setelah sebelumnya diadakan di Bali (13/10).
Selanjutnya pada tanggal 19-20 Oktober konser Day6 akan diadakan di Jakarta, yaitu di Beach City International Stadium.
Dengan kesuksesan konser di Bali dan Surabaya ini, diharapkan tur dunia DAY6 di Indonesia akan semakin meriah dan meninggalkan kesan yang mendalam bagi para penggemar.
(Anissa Dewi Sartika; berbagai sumber)
Editor : Iwa Ikhwanudin