Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Perbedaan Lamaran dan Tunangan, Tahapan Menuju Pernikahan yang Perlu Dipahami

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 12 November 2024 - 12:15 WIB
ilustrasi foto buku nikah (pinterest)
ilustrasi foto buku nikah (pinterest)

RADAR MALIOBORO - Dalam tradisi Indonesia, istilah "lamaran" dan "tunangan" sering muncul ketika berbicara tentang hubungan yang serius menuju jenjang pernikahan.

Meski serupa, keduanya memiliki makna dan proses yang berbeda.

Pemahaman ini penting agar tidak terjadi salah tafsir atau kesalahpahaman dalam proses menuju pernikahan.

Lamaran: Tanda Keseriusan Hubungan

Lamaran adalah tahap awal yang menandai keseriusan sebuah hubungan.

Dalam proses ini, pihak keluarga laki-laki biasanya akan datang ke rumah pihak keluarga perempuan untuk menyampaikan niat menikah.

Lamaran bersifat resmi dan dihadiri oleh keluarga inti dari kedua belah pihak.

Pada tahap ini, calon mempelai pria secara simbolis meminta izin kepada keluarga calon mempelai wanita untuk menikahi anaknya.

Biasanya, pada momen ini dibicarakan pula rencana pernikahan secara garis besar.

Lamaran lebih kepada permintaan restu dari keluarga, yang sekaligus menjadi momen untuk mempererat hubungan kedua keluarga.

Namun, lamaran belum berarti ikatan yang bersifat hukum atau adat tertentu, melainkan bentuk komitmen dan kesepakatan awal antara dua keluarga.

Tunangan: Ikatan Pra-Nikah yang Lebih Kuat

Setelah lamaran, biasanya pasangan akan menjalani tahap tunangan sebagai bentuk ikatan yang lebih kuat menuju pernikahan.

Di Indonesia, tunangan sering kali ditandai dengan acara sederhana atau resmi di mana kedua calon mempelai saling bertukar cincin.

Tunangan dianggap sebagai komitmen yang lebih serius karena pada tahap ini kedua belah pihak telah bersepakat untuk menuju pernikahan dalam waktu dekat.

Secara sosial, tunangan menandakan bahwa kedua pihak telah "terikat" secara lebih formal.

Dalam beberapa budaya, pertunangan ini bisa memiliki konsekuensi sosial atau adat tertentu, yang artinya jika hubungan putus di tahap ini, maka bisa menimbulkan dampak pada reputasi keluarga.

Perbedaan Utama: Komitmen dan Formalitas

Perbedaan mendasar antara lamaran dan tunangan terletak pada komitmen dan formalitasnya.

Lamaran merupakan tahap pengenalan dan permintaan izin antara dua keluarga.

Sementara itu, tunangan adalah ikatan yang lebih kuat dan biasanya disertai komitmen untuk menikah dalam waktu dekat.

Lamaran bersifat awal dan lebih mengarah pada silaturahmi keluarga, sedangkan tunangan menandai kesiapan untuk menikah dan sudah dianggap sebagai bagian dari perjalanan resmi menuju pernikahan.

Dengan memahami perbedaan ini, pasangan dan keluarga bisa lebih memahami makna dari setiap tahapan menuju pernikahan, sehingga persiapan pun bisa dilakukan dengan lebih matang dan sesuai tradisi yang diinginkan. *

(Ndayu Fulandari) berbagai sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
#perbedaan #pernikahan #lamaran #APA #jenjang