RADAR MALIOBORO - Di dunia fauna, ada sejumlah hewan yang terlihat tak berbahaya namun memiliki potensi mematikan.
Artikel ini mengungkapkan sepuluh spesies yang harus diwaspadai, mulai dari katak beracun emas hingga komodo.
Meski terlihat biasa, hewan-hewan ini memiliki racun atau mekanisme pertahanan yang bisa mengancam nyawa manusia.
Pengetahuan tentang hewan-hewan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian saat berada di alam bebas.
1. Katak Beracun Emas (Phyllobates terribilis)
Katak ini hidup di hutan hujan Kolombia dan dianggap sebagai salah satu hewan paling beracun di dunia.
Manusia yang menyentuh tubuh katak ini bisa mengalami pembengkakan, mual, hingga kelumpuhan otot. Populasi katak ini semakin terancam akibat kerusakan habitat.
2. Gurita Cincin Biru
Gurita kecil ini memiliki cincin biru bercahaya di tubuhnya dan ditemukan di perairan dangkal Australia, Filipina, Malaysia, Jepang, dan Indonesia.
Racunnya 1.000 kali lebih kuat dari sianida, yang dapat membunuh manusia dalam hitungan menit.
3. Kalajengking Merah India (Hottentotta tamulus)
Hewan berwarna jingga kemerahan ini hidup di India, Pakistan, dan Nepal.
Sengatannya dapat menyebabkan muntah, tekanan darah naik, jantung berdebar, dan kelumpuhan otot. Selain berbahaya, spesies ini juga dikembangkan untuk pengobatan medis.
4. Ubur-Ubur Kotak atau Irukandji (Carukia barnesi)
Hidup di perairan hangat, terutama di lepas pantai Australia.
Sengatannya menyebabkan gejala parah seperti nyeri tubuh, kejang otot, dan bisa menyebabkan kematian jika tak segera ditangani.
5. Cacing Parasit
Cacing seperti cacing hati, cacing pita, dan cacing tambang dapat menyerang organ tubuh manusia dan menyebabkan infeksi serius.
Cacing hati, misalnya, bisa merusak fungsi hati dan mengakibatkan penyakit serius seperti pankreatitis dan infeksi empedu.
6. Ular Mamba Hitam
Hidup di Afrika sub-Sahara, ular ini memiliki bisa yang mematikan. Serangannya bisa mengakibatkan kejang, keringat dingin, dan jika tak diobati, risiko kematian mencapai 14 persen.
7. Ikan Buntal
Ikan ini mengandung racun tetrodotoksin yang sangat mematikan. Meski ikan ini menjadi hidangan di Jepang dan Cina, kesalahan dalam penyajian bisa berakibat fatal.
8. Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata)
Penyu ini sering memakan benda-benda yang mencemari lautan sehingga dagingnya mengandung zat beracun.
Mengonsumsinya bisa mengakibatkan keracunan serius yang disebut chelonitoxism.
9. Nyamuk
Serangga ini bertanggung jawab atas kematian ratusan ribu orang setiap tahun akibat penyakit yang ditularkan seperti malaria dan demam berdarah.
Nyamuk Aedes aegypti, misalnya, menyebabkan demam tinggi, nyeri tubuh, dan ruam pada kulit.
10. Komodo (Varanus komodoensis)
Reptil endemik Indonesia ini memiliki air liur yang mengandung bakteri berbahaya.
Serangannya dapat berakibat fatal, dan sifat agresif komodo membuatnya perlu diwaspadai. Populasi komodo terancam punah karena aktivitas manusia. (Latri Rastha Dhanastri)
Editor : Winda Atika Ira Puspita