Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Hati-Hati, Alkohol Dapat Menyebabkan Kecelakaan dan Menghilangkan Rasa Malu

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 21 November 2024 | 00:19 WIB
(Ilustrasi alkohol dapat menyebabkan kriminalitas, canva dan radar Jogja)
(Ilustrasi alkohol dapat menyebabkan kriminalitas, canva dan radar Jogja)

RADAR MALIOBORO - Sesosok mayat pria korban tabrak lari ditemukan di Sleman pada Kamis, 14 November 2024. Setelah diusut, diketahui bahwa tragedi ini terjadi karena seorang pengemudi mobil sedang dipengaruhi minuman keras dan melakukan kegiatan seksual. Perilaku ini menyebabkan pelaku dikenai pasal berlapis.

Tragedi ini menunjukkan banyak permasalahan sosial, mulai dari perilaku seksual menyimpang (melakukan kegiatan seksual tanpa memperhatikan privasi), menyetir sambil dipengaruhi alkohol, dan empati yang miring karena meninggalkan korban. Diketahui bahwa pelaku merupakan seorang mahasiswa, sangat disayangkan pemuda ini justru terlibat dan menjadi pelaku utama tragedi mengenaskan.

Melalui tragedi ini apakah dapat disimpulkan bahwa pelaku tidak dapat mempertahankan akalnya dalam keadaan sehat?

Sejatinya manusia diciptakan sepaket dengan akal sehat dan nafsu, oleh sebab itu di antara makhluk lain di dunia, manusia merupakan makhluk sempurna. Selain memiliki kecerdasan, manusia dilengkapi dengan rasa ‘ingin’. Hendaknya kedua hal ini berkesinambungan dengan baik supaya dapat menjalani hidup secara tertata (tidak menyimpang dari peraturan sosial) dan dapat mencapai tujuan hidup melalui prinsip-prinsip yang tegas serta sehat.

Meski demikian, realita sosial saat ini kita dapat menemukan banyak kasus di luar akal sehat yang menjurus pada satu kesimpulan sebab-akibat, bahwasannya akal para pelaku tidak bisa mendominasi nafsunya. Keadaan ini seperti gunung es, banyaknya alasan yang melatarbelakangi perilaku menyimpang ini, mulai dari alasan ekonomi, psikologis, sosial, keluarga, dan banyak lagi.

Berdasarkan kasus yang disebutkan, kita dapat mencari cara untuk mencegah diri dari perilaku tersebut dengan memahami sebab dan mengetahui akibatnya.

Minuman keras. Minuman keras merupakan minuman beralkohol yang memberikan efek berupa kesenangan karena alkohol mengandung zat psikoaktif yang dapat meningkatkan produksi dopamin dalam otak, dopamin sendiri disebut sebagai ‘hormon kebahagiaan’. Produksi dopamin yang meningkat drastis membuat seseorang secara singkat merasa bahagia.

Efek ‘kesenangan’ ini melahirkan perilaku negatif lainnya, seperti menurunkan kewaspadaan. Melihat kasus tersebut, pelaku tidak memperdulikan keadaan sekitar dan hanya mementingkan pemenuhan kebutuhannya, menyebabkan kecelakaan (merugikan orang lain).

Turunan efek ‘kurang waspada’ memungkinkan rasa malu dalam diri seseorang menghilang. Alkohol menurunkan kecemasan atau rasa ragu secara drastis. Pada situasi ini seseorang dapat melakukan apa saja berdasarkan keinginannya tanpa mempertimbangkan kerugian apapun. Dengan demikian tidak ada kontrol untuk memenuhi hasrat seksual.

Manusia dilengkapi dengan keinginan, namun alkohol meningkatkan rasa ingin tersebut tanpa memberikan kesempatan kepada seseorang untuk mempertimbangkan konsekuensi. Dapat dikatakan akal sehat pada saat itu tidak dapat bekerja. Hal ini dikarenakan alkohol juga merupakan depresan dan memperlambat bagian otak yang berfungsi sebagai pengambilan keputusan dan mempertimbangkan konsekuensi (rasa takut). Bagi yang mengkonsumsi, kewaspadaan akan menurun dan rasa malu akan menghilang.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa alkohol memberikan efek negatif jika dikonsumsi secara serampangan. Alkohol sebenarnya bekerja dengan cara menekan sistem saraf otak, menghilangkan kontrol otak untuk mengendalikan tubuh. Alkohol membuat kita rentan mengalami kecelakaan karena kurang menyadari bahaya.

Pada banyak kasus kekerasan fisik, kekerasan seksual, dan perilaku menyimpang lainnya. Tidak jarang ditemukan yang melatarbelakangi perilaku ini adalah alkohol.

(Marina Juliana; berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#berbahaya #kriminalitas #minuman keras #alkohol