Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Jaga Keamanan Aliran Listrik di Rumah Selama Hujan dengan Cara Berikut

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 21 November 2024 | 05:32 WIB
(ilustrasi aliran listrik yang ada di rumah, pinterest)
(ilustrasi aliran listrik yang ada di rumah, pinterest)

RADAR MALIOBORO - Ramalan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa menjelang pukul 3 sore hingga pukul 5 sore wilayah DI Yogyakarta diperkirakan akan hujan.

Tidak dapat dipungkiri akhir-akhir ini wilayah DI Yogyakarta sangat sering dilanda hujan. Adapun hujan disertai petir dan badai.

Hujan yang lebat dapat memberikan kerugian bagi masyarakat, contohnya banjir yang dapat merusak bangunan dan mengganggu aktivitas.

Namun, banjir sendiri berpotensi terjadi apabila suatu wilayah memiliki tanah resapan air yang tidak cukup baik.

Dalam suatu kondisi, Hujan bisa disertai badai yang menyebabkan pohon tumbang.

Selain itu, kita sering khawatir bila hujan beserta petir terjadi dapat menyebabkan korsleting listrik.

Tidak jarang ditemui kasus kebakaran alat elektronik akibat tersambar petir.

Biasanya untuk menghindari hal tersebut para orang tua, terutama ibu akan langsung atau buru-buru meminta anak-anak dan seluruh penghuni rumah untuk mematikan alat elektronik yang sedang mereka gunakan, bahkan sampai mencabut kabel dan stop kontak.

Hal ini tentunya menjadi langkah awal yang baik untuk menjaga peralatan listrik di rumah tetap aman saat hujan petir terjadi.

Ada beberapa hal yang bisa kita perhatikan dan juga lakukan pada saat terjadi hujan petir untuk menghindari korsleting listrik dan menjaga keselamatan diri.

1. Lindungi sambungan kabel dan stop kontak dari air

Amankan stop kontak atau roll kabel yang berada di bawah atau di dekat lantai. Hal ini perlu dilakukan untuk mengamankan roll kabel atau stop kontak tetap kering. Hindari meletakkan stop kontak atau roll kabel di dekat jendela atau area yang memungkinkan terpapar air. Untuk memastikan lebih aman, dapat menggunakan pelindung stop kontak untuk mencegah memasukkan air ke dalam.

Baca Juga: Bunga Hortensia, di Balik Keindahannya, Bunga yang Bisa Berubah Warna dan Beracun

2. Pemeriksaan rutin instalasi listrik

Pastikan instalasi listrik di rumah Anda dalam kondisi baik, karena instalasi listrik yang sudah rusak atau tua rentan mengalami korsleting. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara meminta bantuan teknisi listrik profesional untuk mengidentifikasi kabel yang mungkin sudah aus atau longgar dan memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi.

3. Untuk memastikan peralatan elektronik kita yang berada di dekat lantai tetap aman kita dapat memindahkannya ke tempat yang aman atau atau mencabut kabel listrik dari stop.

4. Ganti kabel yang telah Rusak atau terkelupas.

Demi menjaga keamanan listrik maka ada baiknya untuk mengganti kabel yang telah rusak atau terkelupas karena kondisi kabel seperti ini berpotensi untuk mengalami korsleting.

5. Gunakan alat pengaman listrik tambahan

Alat pengaman listrik tambahan itu dapat berupa MCB (Mini Circuit Breaker) dan ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker). Alat ini berfungsi sebagai pemutus aliran listrik apabila terdeteksi adanya korsleting. Misalnya dalam kondisi rumah terendam banjir maka aliran listrik akan langsung dimatikan oleh alat tersebut untuk menjaga tidak ada aliran listrik yang masuk ke dalam rumah selama kondisi ini berlangsung.

6. Hindari penggunaan satu Stop Kontak Untuk Banyak Perangkat Listrik

Hal umum yang sering kita temukan adalah menggunakan satu stop kontak untuk banyak perangkat. Siapa sangka kondisi yang umum ini justru menjadi salah satu penyebab korsleting listrik. Banyak perangkat listrik dalam satu stop kontak dapat membebani aliran listrik dan menyebabkan stop kontak panas berlebih.

7. Pastika Sistem (Grounding) Berfungsi Dengan Baik.

Grounding atau pembumian adalah sistem yang digunakan untuk mencegah arus listrik bocor dan mengurangi risiko korslet. Grounding atau pembumian sendiri merupakan sistem aliran listrik yang dibuat dengan cara membenamkan kabel instalasi listrik bangunan. Sistem ini bekerja dengan cara memanfaatkan tanah sebagai elemen yang mampu menetralkan muatan listrik.

(Marina Juliana, Berbagai Sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#listrik #waspada #Stop Kontak #Grounding #hujan petir