Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Memantapkan Jenjang Pernikahan dengan Kelas Pranikah, Memberikan Bekal Sebelum Membina Rumah Tangga

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 28 November 2024 | 13:05 WIB
Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan

RADAR MALIOBORO - Mungkin masih asing di telinga, kenapa nikah harus ada les dulu sih? Eits jangan salah, kelas pranikah justru dapat memberikan bekal bagi para calon pengantin sebelum membina bahtera rumah tangga.

Melalui kelas pranikah kita dapat lebih siap dalam kehidupan pernikahan. Kelas Pranikah merupakan sebuah program yang didesain untuk membantu, serta mempermudah para calon pengantin untuk memahami ilmu berumah tangga dengan baik dan benar.

Dalam ajaran agama islam menikah merupakan fase kehidupan yang dapat menyempurnakan agama. Agama katolik memandang pernikahan sebagai lambang dari relasi kasih antara Allah dan Kristus dengan Gerejanya. Ajaran Hindu menyebutkan pernikahan sebagai tahapan berumah tangga atau grahasta Asmara yang lebih lanjut dijelaskan bahwa seorang grahasta harus benar-benar mampu mandiri mewujudkan Dharma. Agama Buddha memberitahukan pernikahan yang bahagia adalah perpaduan antara dua insan yang saling mencintai, menghormati, dan setia. Kita juga dapat memahami bahwa pernikahan dari sudut pandang agama Konghucu diartikan sebagai tugas suci manusia yang melangsungkan sejarah dan mengembangkan benih-benih firman tian, tuhan yang maha Esa.

Ajaran kehidupan di dalam sebuah agama sepakat menyebutkan pernikahan sebagai perjalanan hidup yang dapat menyeimbangkan kebutuhan fisik, psikis, dan spiritual seseorang, maka agama sendiri menyarankan untuk umatnya terjalin dalam ikatan pernikahan.

Menilik situasi Indonesia saat ini, kita mendapatkan kabar bahwa pernikahan menurun dan jumlah perceraian meningkat. Terdapat 11 faktor perceraian yang disebutkan oleh Badan Pusat Statistik, diantaranya perselisihan dan pertengkaran terus menerus menjadi faktor yang paling banyak.

Faktor perceraian tersebut ada kemungkinan dilatarbelakangi adanya ketidaksiapan lain. Misalnya belum siap finansial dan mental sehingga cenderung menyalahkan pasangan. Para calon pengantin yang mengikuti kelas pernikahan akan diberikan bekal berupa:

1. Manajemen Pernikahan
Materi ini dapat memberikan pengetahuan tentang persiapan pernikahan yang sesuai dengan tuntunan syariat.
2. Bimbingan Rumah Tangga
Sederhananya bimbingan rumah tangga dapat membantu calon pengantin untuk lebih mudah membangun keluarga bahagia.
3. Tips Mengelola Keuangan
Menikah artinya membuat hubungan dengan seseorang dan menjalin tanggung jawab lebih besar, keuangan termasuk didalamnya.
4. Ilmu Parenting
Menjadi orang tua yang baik bisa diperoleh melalui kelas pranikah
5. Layanan Konsultasi
Kelas pranikah memberikan layanan konsultasi seputar membangun keluarga bahagia.

Situasi saat ini memperlihatkan kehidupan yang lebih modern dan tidak jarang membuat kita lebih peduli terhadap aspek kehidupan yang dijalani. Misalnya kelas pranikah yang cukup bermanfaat, entah itu yang sudah memiliki calon untuk menikah atau menyiapkan ilmu sembari mencari calon pendamping.

Di era saat ini sudah banyak kelas pranikah yang diadakan oleh profesional, baik secara offline atau online. Dengan demikian tidak ada salahnya mulai penasaran dengan pembelajaran pernikahan bagi manusia dewasa demi menciptakan kehidupan rumah tangga yang sehat.

(Marina Juliana; berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pranikah #pernikahan #nikah