Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Komunikasi yang Baik untuk Membentuk Tim yang Sehat, Dimulai dari Sang Pemimpin

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 28 November 2024 | 13:13 WIB
Ilustrasi kepemimpinan
Ilustrasi kepemimpinan

RADAR MALIOBORO - Menjadi pemimpin merupakan tugas yang tidak sekedar sebuah, namun tanggungan berat karena mencakup berbagai aspek di dalam sebuah organisasi dapat dinilai berdasarkan bagaimana cara seorang pemimpin melakukan kepemimpinan.

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tidak hanya berhasil membuat citra organisasi atau perusahaan baik di luar, namun di dalam. Selayaknya mencintai diri sendiri, meski lebih kompleks menjadi pemimpin itu seperti mencintai diri sendiri yang berarti kita perlu memperhatikan kesejahteraan organisasi dari pengurusnya, selain mementingkan citra eksternal.

Sudah semestinya pemimpin memperlakukan rekannya dengan baik, seperti memahami dan mempelajari bagaimana karakter dan kebutuhan mereka, karena dari sinilah pemimpin mendapatkan kepercayaan dan membangun kerjasama secara lebih efektif.

Namun, memahami karyawan tidaklah mudah, karena sama saja seperti memahami banyak orang dan mengambil keputusan yang dapat menguntungkan mereka, serta berefek baik pada organisasi. Hal ini tidak dapat dilakukan hanya melalui percakapan dan pertemuan singkat, perlu adanya hubungan yang panjang untuk berkomunikasi dan membangun kedekatan yang intens. Melalui pertemuan seperti ini dapat membantu pemimpin memberikan pemahaman kepada mereka bagaimana situasi organisasi supaya dapat melakukan evaluasi yang sehat.

Terdapat tiga cara yang dapat dilakukan untuk mengenal dan memahami bagaimana memahami tim yang akan dipimpin, sebagai berikut:

1. Melakukan Tes Kepribadian
Mungkin terdengar konyol untuk melakukan tes kepribadian, apalagi misalnya di organisasi yang masih taraf mahasiswa. Namun, tes kepribadian dapat menjadi pegangan kuat bagi pemimpin supaya dapat memahami gaya kerja anggota tim. Tes kepribadian yang dapat dilakukan seperti The 5-Minute Personality Test, Type Myers Briggs, dan DiSC.

2. Memantau Feedback
Umpan balik diperlukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas organisasi. hal ini dapat dilakukan seperti membuat survey kepuasan karyawan atau bertanya kepada mereka tentang apa yang bisa membuat mereka bekerja dan tidak.

3. Berkomunikasi Secara Efektif
Komunikasi memang elemen penting dalam sebuah kepemimpinan dan hubungan kerja. Tim yang saling berkomunikasi dengan baik, adalah tim yang baik. Pemimpin dapat melakukan ini dengan melakukan pertemuan rutin yang bersifat informal, pertemuan yang tidak membahas tentang organisasi, tapi dapat berupa keseharian yang disukai.


Membuat kerjasama tim yang sehat dimulai dari komunikasi yang baik. Pemimpin tentunya menjadi tolak ukur dan pemantik utama kerjasama dalam tim. Semoga melalui pemaparan 3 cara diatas dapat membantu para pemimpin dan calon pemimpin.

(Marina Juliana; berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Leader #pemimpin #kepemimpinan