Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kok Masih Ngantuk Padahal Sudah Minum Kopi, Berikut Penyebabnya

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 28 November 2024 | 13:17 WIB
Ilustrasi secangkir kopi pengusir kantuk.
Ilustrasi secangkir kopi pengusir kantuk.

RADAR MALIOBORO - Umumnya kopi adalah teman yang tepat untuk menahan kantuk atau begadang, serta menjadi lebih fokus. Namun, ada beberapa kasus meski sudah minum kopi tetap ngantuk atau malah semakin mengantuk. Mengapa demikian?

Tetap mengantuk setelah minum kopi bisa disebabkan karena kafein di dalam kopi terkadang dapat membuat tubuh merasa kelelahan. Perlu dipahami bahwa kafein bekerja sebagai zat stimulan yang dapat merangsang aktivitas pada sistem saraf pusat. Kafein merupakan zat yang secara struktural mirip dengan adenosin, sehingga minum kopi yang tinggi kafein akan membuat saraf justru menangkap kafein, bukan adenosin.

Adenosin bekerja dengan cara membuat rasa kantuk dan ingin beristirahat, berbanding terbalik dengan kafein yang membuat bertenaga untuk sementara waktu.

Cara kerja kafein pada tubuh setiap orang sama, tapi reaksi tubuhnya yang berbeda. Dengan memahami penjelasan cara kerja kafein untuk tubuh, kita dapat mencari alasan lainnya mengapa setelah minum kopi tetap ngantuk, sebagai berikut:

Kurang Tidur

Terlalu sering menunda tidur atau kurang tidur membuat secangkir kopi tidak mempan untuk menunda kantuk, karena tubuh terlanjur memproduksi senyawa adenosin dalam jumlah lebih banyak dan mengikatnya supaya otak menangkap sinyal istirahat. Akhirnya kafein kalah melawan adenosin dan menjadi sia-sia, karena tidak mendapatkan tempat lagi di sistem saraf.

Gen Dalam Tubuh

Gen mengatur seberapa peka tubuh terhadap kafein. Terdapat beberapa kombinasi gen yang mampu mencerna kafein dengan cepat dan sebaliknya, ada gen yang kesulitan mencerna kafein sehingga meskipun telah minum kopi tetap ngantuk.

Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kafein

Keseringan mengkonsumsi kafein, seperti melalui kopi dapat membuat tubuh kebal terhadap efek kafein. Hal ini terjadi karena kafein memaksa otak untuk terjaga, meski tubuh telah memproduksi adenosin supaya otak menangkap sinyal istirahat. Produksi adenosin inilah membuat kafein tidak lagi berfungsi dan tetap membuat tubuh tetap lelah. Adapun dipengaruhi oleh gen, faktor usia, berat badan, dan obat-obatan.

Kadar Gula Darah

Kopi yang mengandung kadar gula tinggi dan dikonsumsi terlalu sering dapat meningkatkan produksi asam amino triptofan yang mempengaruhi tubuh supaya merasa ngantuk. Adapun kopi mempengaruhi kadar insulin tubuh yang dapat menyebabkan kelelahan saat kadar gula darah turun drastis.

Dehidrasi

Kafein dalam kopi dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga mengganggu keseimbangan kadar air dan fungsi normal tubuh. Ketika tubuh kehilangan banyak air, darah akan berjalan lambat sehingga oksigen yang beredar jadi lebih sedikit dan menyebabkan tubuh kelelahan juga mengantuk.

Minum Kopi Saat Perut Kosong

Minum kopi saat perut kosong dapat meningkatkan kadar gula darah yang berakhir menyebabkan kantuk, karena metabolisme tidak berjalan normal.

(Marina Juliana, Berbagai Sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kantuk #pengusir #kopi