Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengulas Sejarah dan Legenda Bunga Poinsettia, Bunga Perlambang Natal

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 4 Desember 2024 | 12:33 WIB
Ilustrasi bunga poinsettia (Pixabay)
Ilustrasi bunga poinsettia (Pixabay)

RADAR MALIOBORO - Bulan Desember telah tiba dan disambut dengan sukacita secara khusus oleh umat kristiani di seluruh dunia.

Hal ini dikarenakan hari raya Natal jatuh pada bulan Desember.

Mereka mulai merencanakan liburan dengan keluarga untuk merayakan Natal bersama.

Beberapa rumah dan gereja mulai memasang pohon Natal dan menghias rumah dengan nuansa Natal.

Salah satu bunga yang menjadi dekorasi Natal adalah bunga merah merekah yaitu poinsettia.

Bunga poinsettia atau juga dikenal kastubsa merupakan salah satu varian bunga subtropis di kawasan benua Amerika Tengah, tepatnya di wilayah selatan Meksiko.

Bunga dengan warna merah dengan kombinasi warna hijau muda dan putih memiliki nama latin Euphorbia pulcherrima.

Sejarah mencatat pada tahun 1825 ketika Meksiko dan Amerika Serikat menjalin kerjasama,

Amerika Serikat mengirim duta besar untuk Meksiko bernama Joel Robert Poinsett.

Beliau inilah yang membawa sekaligus memperkenalkan bunga poinsettia.

Nama poinsettia diambil dari nama sang duta besar sebagai pengenang jasa beliau karena telah memperkenalkan bunga tersebut.

Bahkan oleh Kongres AS ditetapkan tanggal 12 Desember sebagai Hari Poinsettia Nasional, di mana juga bertepatan dengan wafatnya Poinsett.

Baca Juga: Menjelajahi Alam Sekaligus Belajar Sejarah di Sanghyang Tikoro: Gua Purba Mistis yang Melekat Erat dengan Proses Terbentuknya Kota Bandung

Bunga yang termasuk spesies tanaman perdu, batangnya dapat tumbuh dengan tinggi mencapai di kisaran 60 cm hingga 4 meter.

Hal ini membuat bunga ini termasuk tanaman cukup tinggi untuk ukuran tanaman perdu.

Bunga ini memiliki daun berwarna hijau tua dengan panjang sekitar 7-16 cm dan berbentuk oval.

Bagian bunganya tanaman perdu ini disebut cyathia yang tumbuh di ujung batang secara bergerombol serta tersusun rapi tanpa adanya mahkota.

Daun atas di bagian bawahnya berwarna merah tua, merah jambu, dan putih.

Daun atas ini juga dikenal sebagai Braktea yang disangka sebagai bunga.

Bunga poinsettia dikenal resmi sebagai bunga Natal karena seorang dengan nama Paul Ecke Jr mengirim bunga ini ke studio televisi di seluruh negeri secara gratis.

Hal ini menjadi trend yang populer sehingga bunga poinsettia atau kastuba dijadikan dekorasi bahkan ikon Natal.

Selain itu, terdapat legenda Meksiko kuno yang menguatkan latar belakang mengapa bunga poinsettia diidentikkan dengan Natal.

Dikisahkan, seorang gadis muda yang miskin bernama Pepita.

Kemiskinan yang dialaminya membuatnya sedih karena tidak dapat memberikan hadiah kepada bayi Kristus.

Sepupunya memberikan penghiburan sekaligus nasihat kepada Pepita bahwa Kristus akan tetap menyukai hadiah apapun darinya, meskipun kecil.

Pepita pun akhirnya mengumpulkan ilalang liar ketika melakukan perjalanan ke gereja.

Baca Juga: Mengenal Paniki Makanan Ekstem dari Kelelawar Khas Manado Sulawesi Utara yang Kaya Manfaat

Ia meletakkan ilalang itu di bawah palungan gua Natal dan secara ajaib ilalang berubah menjadi bunga dengan warna merah yang indah.

Dari kisah inilah warna merah dan hijau menjadi identik dengan hari Natal.

Di saat yang sama bunga warna merah ini dikenal sebagai Bunga malam Suci atau Flores de Noche Buene.

Bunga atau daun merah tadi juga melambangkan darah Kristus dan daun putih melambangkan kemurnian sehingga kastuba pun sering digunakan untuk mempercantik gereja.

Bunga poinsettia dalam bahasa Spanyol pun bermacam-macam, yaitu flor de Pascua (bunga Paskah), flor de nochebuene (bunga malam Natal), atau arbolito de navidad (tumbuhan Natal).

Itulah sejumlah informasi tentang bunga poinsettia, baik ciri-ciri, sejarah, maupun legenda.

Bunga ini bisa menjadi rekomendasi untuk mempercantik dekorasi rumah, baik di pot, ditempelkan pintu, atau dijadikan hiasan pohon Natal.

(Anastasia Srinovanda Cahyaningrum; berbagai sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#yesus #poinsettia #peringatan #natal #desember #bunga natal