RADAR MALIOBORO – Viralnya video Gus Miftah yang panggil penjual es teh dengan sebutan goblok membuat netizen ramai membandingkan adabnya dengan Ustad Abdul Somad atau yang sering disapa Uas.
Menanggapi viralnya video hinaan Gus Miftah pada penjual es, seorang netizen X dengan akun @alvitto99 membagikan potongan video lawas Uas.
Video tersebut memperlihatkan Uas memiliki perbedaan adabnya terhadap pernjual es teh dalam sebuah acara Tabligh Akbar dengan nada guyonan namun sopan.
Uas beratanya kepada para jamaah bolehkah berjualan es saat acara tabligh akbar. “Bolehkah berdagang saat tabligh akbar?,” tanya Uas yang dijawab persetujuan oleh para jamaah.
Kemudian Uas menjawab dengan nada guyon, “boleh, kalau tak boleh, mana boleh kakak tuh jual es, ya kak?,” ujar uas yang disambut gelak tawa jemaah. Uas pun kembali bercanda, “boleh, mainkan kak terus, tambah lagi,” canda Uas.
Tak sampai di situ, Uas kembali bertanya harga es pada Ibu penjual es tersebut, kemudian meminta si Ibu memberikan es kepada jamaah yang beruntung mendapat traktiran dari Uas.
“Berapa harga esnya satu kak? Lima ribu? Satu, dua, tiga, nah kakak pilih siapa yang kakak mau kasih, kubayar dari sini,” kata Uas.
Tindakannya tersebut sontak mendapat sorakan dari para jamaah yang hadir.
Uas kemudian dengan murah hati membayar satu es yang tersisa dengan uang pecahan 75 ribu edisi khusus kemerdekaan Indonesia.
Netizen X yang melihat video tersebut kemudian ramai membandingkannya dengan perilaku Gus Miftah yang jauh berbeda.
Salah satu netizen menyebutkan perbedaan sikap dari seorang lulusan Al-Azhar dengan marbot masjid.
“Lu mau bandingin lulusan al azhar vs marbot masjid, ya beda bro wkwk,” tulisnya.
Netizen lain juga mengomentari, ini baru ustad dengan pendidikan jelas bukan dukun yang jualan agama.
“Ini ustad. Pendidikan jelas bukan dukun yg banting stir jualan agama daripada gak bisa makan,” tulis netizen tersebut.
Ada juga netizen yang mengomentari ternyata bisa bercanda tanpa merendahkan, “Bisakan ternyata bercanda tanpa merendahkan,” tulisnya.
Meski demikian, Gus Miftah telah mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada pedagang es teh yang bernama Sunhaji dengan mengunjungi kediaman di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.
Demikian juga Sunhaji yang telah mengunjungi kediaman Gus Miftah.
Mereka saling bermaaf-maafan dan Gus Miftah janjikan umroh ke Sunhaji dan keluarganya.
(Maya Alfina Meilati)