RADAR MALIOBORO - Pameran seni yang memajang kembali ratusan arsip karya milik Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) yang akan mengangkat judul “Enam Bulan dan Sekian Pertemuan”. Pameran ini memamerkan kembali karya seni dari seniman bernama Bagong Kussudiardja.
Bagong Kussudiardja merupakan seniman yang telah aktif sejak tahun 1928-2004 melahirkan karya seni kreatif dan unik, seperti lukisan, instalasi, sastra, dan tarian. Beliau adalah salah satu pelopor seni lukis batik, sekaligus mengenalkan dunia seni rupa di kalangan masyarakat melalui pemerannya yang akhirnya masyarakat lebih mengapresiasi seni.
Pada tahun 1978 Bagong Kussudiardja membangun sebuah padepokan seni yang didedikasi untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan pengabdian masyarakat, serta kemanusiaan baik untuk atau dalam perantara kesenian. Padepokan ini bernama Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) yang berada di Kab. Bantul, DI Yogyakarta. Padepokan ini menjadi institusi vokasi yang menyediakan wadah atau tempat belajar kesenian bagi peminat seni yang bersifat pendidikan non formal.
Untuk menyelami kembali lahirnya karya seni di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK), maka diadakan pameran dengan konsep memajang kembali koleksi seni dari maestro seni Indonesia, Bagong Kussudiardja, juga arsip seni PSBK, dan karya seni dari Cantrik Mentrik yang merupakan sebutan siswa di PSBK.
Mulai 9 Oktober 2024 kemarin hingga 13 Desember 2024 PSBK menggelar pameran seni yang akan memperlihatkan perjalanan penting dari PSBK sebagai padepokan seni pertama di Indonesia, sekaligus memantik motivasi peminat seni melalui lahirnya bisi pendiri, serta program-program yang ada di PSBK.
Pameran bertajuk “Enam Bulan dan Sekian Pertemuan” diadakan pada:
Tanggal: 9 Oktober - 13 Desember 2024
Hari: Senin - Sabtu
Waktu: 10.00 - 18.00 WIB
Lokasi: Gedung Damarwulan Lantai 1 Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Tamantirto, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta
Pameran ini terdiri dari tiga bagian, yaitu Bagong Kussudiardja, PSBK, dan Cantrik Mentrik. Bagian Bagong Kussudiardja berisi arsip yang berkaitan dengan perjalanan Bagong Kussudiardja. Bagian kedua adalah membahas berdirinya PSBK, dan bagian terakhir, yaitu Cantrik Mantrik berisi tentang program-program di PSBK dan aktivitas belajar siswa selama enam bulan.
Bagong Kussudiardja yang tidak hanya berkiprah di dunia seni rupa, menghadirkan pameran “Enam Bulan dan Sekian Pertemuan” dengan beragam bentuk kesenian, seperti audio visual, instalasi, dan perabotan rumah tangga yang memiliki sentuhan kesenian, misalnya kursi dan piring.
(Marina Juliana; berbagai sumber)
Editor : Iwa Ikhwanudin