RADAR MALIOBORO - Sahur merupakan salah satu bentuk amalan sunah yang dilaksanakan selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Selain memberikan energi untuk beraktivitas sepanjang hari, sahur juga berperan dalam menjaga tubuh tetap terhidrasi agar tidak mudah lemas atau mengalami dehidrasi selama puasa.
Memilih menu sahur yang tepat dapat membantu tubuh menyimpan cairan lebih lama dan mengurangi rasa haus saat berpuasa.
Salah satu cara untuk mencegah dehidrasi saat puasa adalah dengan mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan air. Buah-buahan seperti semangka, melon, jeruk, dan mentimun sangat baik dikonsumsi saat sahur karena memiliki kadar air yang tinggi serta mengandung elektrolit alami yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Selain itu, sayuran seperti bayam, selada, dan tomat juga dapat memberikan hidrasi tambahan serta serat yang baik untuk pencernaan.
Selain buah dan sayur, makanan yang mengandung protein tinggi seperti telur, ikan, atau ayam juga penting untuk sahur. Protein membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Pastikan untuk mengolah makanan dengan cara yang sehat, seperti dikukus, direbus, atau dipanggang, agar tidak terlalu berat bagi pencernaan.
Mengonsumsi karbohidrat kompleks juga disarankan untuk sahur karena dapat memberikan energi yang bertahan lebih lama. Oatmeal, nasi merah, roti gandum, atau ubi adalah pilihan yang baik dibandingkan nasi putih atau makanan yang mengandung gula tinggi, yang cenderung menyebabkan rasa lapar lebih cepat. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga energi yang dihasilkan dapat bertahan sepanjang hari.
Tak kalah penting, pemilihan minuman saat sahur juga sangat berpengaruh dalam menjaga hidrasi tubuh. Air putih adalah pilihan terbaik untuk mencegah dehidrasi, sehingga disarankan untuk minum setidaknya dua hingga tiga gelas air saat sahur.
Penting juga untuk hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh dalam jumlah berlebihan karena bersifat diuretik, yang dapat meningkatkan produksi urin dan mempercepat kehilangan cairan dari tubuh. Alternatif lain yang baik adalah air kelapa yang kaya akan elektrolit alami atau susu rendah lemak yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Selain memilih makanan yang tepat, ada baiknya juga menghindari makanan yang dapat memicu dehidrasi, seperti makanan yang terlalu asin atau pedas. Konsumsi makanan dengan kadar garam tinggi dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat, sementara makanan pedas dapat meningkatkan produksi keringat yang juga dapat menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi makanan yang memiliki rasa seimbang agar tubuh tetap terjaga dengan baik selama berpuasa.
Dengan memilih menu sahur yang kaya akan cairan dan nutrisi seimbang, tubuh akan lebih siap menghadapi puasa tanpa mengalami dehidrasi. Menjaga pola makan yang baik dan mencukupi kebutuhan cairan saat sahur adalah kunci agar tetap bugar dan berenergi sepanjang hari. (Adinda Tyas Ramadhani)
Editor : Iwa Ikhwanudin