Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Band Legendaris Green Day Ubah Lirik di Coachella, Aksi Solidaritas untuk Palestina

Bahana. • Kamis, 17 April 2025 | 04:01 WIB
green day
green day

RADAR MALIOBORO - Band rock legendaris asal Amerika, Green Day, menyampaikan pesan politik dalam penampilan mereka di panggung utama Coachella pada Sabtu (13/4).

Dalam konser Coachella itu, mereka menyoroti penderitaan anak-anak Palestina di Gaza yang masih berlangsung akibat konflik yang berkepanjangan.

Saat membawakan lagu "Jesus of Suburbia", sang vokalis Billie Joe Armstrong mengubah salah satu lirik menjadi, "Runnin' away from pain like the kids from Palestine", menggantikan lirik aslinya, "Runnin' away from pain when you've been victimised."

Momen tersebut langsung viral di media sosial, dengan banyak penggemar membagikan video yang menangkap perubahan lirik yang menyentuh itu.

Perubahan lirik ini dianggap sebagai bentuk solidaritas nyata terhadap warga sipil Palestina, khususnya anak-anak, yang menjadi korban utama dari serangan militer Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Ini bukan kali pertama Green Day menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Pada bulan Februari lalu, saat tampil di Malaysia, Billie Joe Armstrong tampak menyampirkan bendera Palestina di bahunya di atas panggung, sebuah gestur solidaritas untuk rakyat Gaza yang terus menghadapi pengepungan dan kekerasan.

Bukan Pertama Kalinya Green Day Gunakan Musik sebagai Perlawanan

Green Day memang dikenal sebagai band yang tak segan menyuarakan kritik sosial dan politik melalui karya mereka.

Pada tahun 2016, mereka juga pernah mengubah lirik lagu "Holiday" sebagai bentuk sindiran terhadap calon presiden dari Partai Republik saat itu, Donald Trump, yang mereka sebut sebagai seorang white supremacist.

Penampilan Perdana Green Day di Coachella

Meski sudah puluhan tahun berkarier, ini adalah debut Green Day di Coachella, yang tahun ini memasuki edisi ke-24. Festival musik internasional ini digelar selama dua akhir pekan, dengan jadwal pertama berlangsung pada 11–13 April, dan akhir pekan kedua dijadwalkan pada 18–20 April 2025.

Penampilan mereka di Coachella kali ini penuh dengan semangat pemberontakan yang menjadi ciri khas band ini.

Konser dibuka dengan lagu ikonik "American Idiot", di mana Armstrong menyatakan, "I'm not part of the MAGA agenda."

Saat membawakan "Holiday", ia kembali menekankan, "This song is anti-war."

Penulis: Abel Alma Putri

Editor : Bahana.
#green day