Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Puasa Syawal, Ini Niat dan Keistimewaannya, Mendatangkan Pahala Setara dengan Puasa Setahun

Iwa Ikhwanudin • Senin, 21 April 2025 | 18:32 WIB
Ilustrasi Anak Muslim
Ilustrasi Anak Muslim

RADAR MALIOBORO - Setelah menjalani Hari Raya Idul Fitri, umat Islam dianjurkan menyempurnakan ibadah puasanya di bulan Ramadhan dengan berpuasa Syawal. Puasa ini dilakukan selama enam hari. Puasa syawal pada tahun 1446 H ini dapat dilaksanakan mulai Selasa, 2 Syawal 1446 H atau bertepatan dengan 1 April 2025.

Keistimewaan

Adapun keistimewaan puasa ini diriwayatkan dalam sebuah hadits, bahwa pahala berpuasa sunnah selama 6 hari ini mendatangkan pahala setara dengan puasa setahun.

مَنْ صَامَ رَمَضانَ ثُمَّ أَتَبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كانَ كصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: "Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (ganjaran) puasa selama setahun penuh." (HR Muslim)

Selain itu, dengan melaksanakan puasa Syawal dapat membuat kita belajar bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT di bulan Syawal di antaranya masih diberi kesempatan merasakan hari lebaran.

Niat

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى


Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘âlâ. Artinya,

“Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah.”

Pelaksanaan niat puasa Syawal dimulai dari masuknya Maghrib, tetapi masih boleh dilakukan di pagi hari hingga sebelum Zuhur. Tentu saja dengan catatan belum makan, minum, dan belum melakukan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar pada hari berpuasa itu.

Hal ini diriwayatkan dalam sebuah hadis berikut.

Baca Juga: Minggu 20 April 2025, Dalam Waktu 24 Jam, Gunung Merapi di Sleman Muntahkan 17 Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 1,8 Kilometer

"Orang yang mendadak di pagi hari ingin mengamalkan sunnah puasa Syawal, diperbolehkan baginya berniat sejak ia berkehendak puasa sunnah saat itu juga. Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib," tulis Wakil Sekretaris LBM PBNU itu, dikutip NU Online, Senin (31/3/2025).

Adapun seseorang yang berniat di pagi hari hingga sebelum Zuhur, dianjurkan membaca lafal niat berikut ini:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah."

Demikian niat dan keistimewaan puasa Syawal, jangan lupa dijalankan. Semoga Allah memberikan kelancaran kita dalam beribadah kepada-Nya.

(Umi Jari Widayah)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#puasa #puasa syawal #setara #setara puasa setahun #setahun #pahala #istimewa