Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Ratusan Siswa di PALI Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 7 Mei 2025 | 21:44 WIB
Keracunan masal program MBG di sekolah.
Keracunan masal program MBG di sekolah.

RADAR MALIOBORO - Sebanyak 121 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan diduga setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (5/5/2025).

Seluruh siswa tersebut telah dilarikan ke RSUD Talang Ubi untuk mendapatkan penanganan medis.

Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, mengonfirmasi kejadian ini saat menjenguk para siswa yang dirawat di rumah sakit.

Iwan menyatakan bahwa pihak pemerintah daerah telah bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Kepolisian Resor PALI untuk menangani kasus ini.

Sebelumnya, jumlah siswa yang dilaporkan mengalami gejala seperti sakit perut, pusing, dan mual tercatat sebanyak 64 orang dari lima sekolah.

Namun, angka tersebut kemudian meningkat menjadi 121 orang, yang terdiri dari siswa tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menurut keterangan sejumlah orang tua, siswa mengonsumsi makanan program MBG sekitar pukul 11.00 WIB.


Menu yang disajikan hari itu terdiri dari lauk ikan tongkol suwir dan sayur jagung.

Beberapa orang tua menyampaikan bahwa anak-anak mereka mulai mengeluhkan gejala tidak lama setelah makan siang.

“Kalau muntah tidak, namun badan anak saya lemas dan mengeluh sakit perut,” kata Panji, salah satu orang tua siswa, sebagaimana dilansir oleh akun Instagram @pali_terkini.

Dinas Kesehatan Kabupaten PALI dan Kepolisian Resor PALI telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab kejadian untuk diuji di laboratorium.

Hingga saat ini, tim medis RSUD Talang Ubi terus memantau dan menangani para siswa yang terdampak. 

Kasus keracunan masal makanan dalam program MBG ini bukan pertama kali ditemukan.

Kasus serupa juga pernah terjadi di wilayah lainnya, belum lama ini terjadi di Cianjur.

Sebanyak 78 siswa keracunan program MBG yang diduga sumbernya dari ayam suwir berbau tak sedam.

Lantas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur secara resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) menyusul insiden keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di dua sekolah, yaitu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur dan SMP PGRI 1 Cianjur.

Insiden ini terjadi pada Senin, 21 April 2025, dan diduga kuat berkaitan dengan konsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Limbangansari.

Termasuk insiden keracunan masal yang ditemukan di Yogyakarta.

Sejumlah sekolah siswanya keracunan masal diduga makanan yang tidak higenis dalam program MBG.

 

Kasus ini menambah daftar panjang insiden keracunan makanan MBG yang sebelumnya juga terjadi di sejumlah daerah lain seperti Nganjuk, Sukoharjo, Nunukan, Pandeglang, Waingapu, dan Batang. Desakan terhadap pemerintah pusat untuk segera mengevaluasi menyeluruh implementasi program MBG semakin menguat. (Fadel Muhammad)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#RSUD Talang Ubi #siswa #program mbg #keracunan masal #pali #keracunan makanan #Mbg