Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tidak Banyak Yang Tahu! Paus Leo XIV Pernah Berkunjung ke Indonesia Tepatnya ke Papua, Ini Yang Dilakukan

Bahana. • Jumat, 9 Mei 2025 | 20:54 WIB
Photo
Photo

RADAR MALIOBORO - Paus Leo XIV,terpilih sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik.

Dan siapa sangka, Paus Leo XIV pernah menginjakkan kaki di Papua, Indonesia, jauh sebelum namanya dikenal sebagai sosok penting di Vatikan.

Kunjungan itu terjadi pada tahun 2003, ketika beliau masih menjabat sebagai Prior Jenderal Ordo Santo Agustinus (OSA).

Paus Leo XIV, yang memiliki nama asli Robert Francis Prevost.

Datang ke Papua dalam rangka menghadiri perayaan 50 tahun karya misioner Ordo Santo Agustinus di wilayah Keuskupan Manokwari-Sorong.

Informasi ini dikonfirmasi oleh Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Manokwari-Sorong melalui publikasi resmi mereka.

Kunjungan itu bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari rangkaian pastoral untuk memperkuat pelayanan gereja dan mendekatkan diri pada umat Katolik di wilayah tersebut.

Ordo Santo Agustinus sendiri telah hadir di Papua sejak tahun 1953.

Dua biarawan Agustinian asal Belanda memulai misi di tanah Papua yang saat itu masih minim pelayanan gereja.

Karya OSA di Papua kemudian berkembang menjadi Keuskupan Manokwari pada tahun 1966, sebelum berganti nama menjadi Keuskupan Manokwari-Sorong pada tahun 1974.

Dalam kunjungannya, Paus Leo tidak hanya hadir dalam perayaan misa besar, tetapi juga berinteraksi langsung dengan umat setempat.

Ia menyampaikan apresiasi atas keteguhan iman masyarakat Papua serta dukungan penuh kepada para misionaris yang bertugas di sana.

Kunjungan itu dikenang sebagai momen berharga di mana Paus Leo menunjukkan kehangatan dan kepedulian yang mendalam terhadap masyarakat lokal.

Kunjungan Paus Leo ke Papua jauh sebelum terpilih mencerminkan semangat misioner yang ia miliki, bahkan sebelum terpilih sebagai Paus.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam pelayanan gereja di berbagai belahan dunia.

Keberadaannya di tanah Papua pada 2003 menjadi bukti nyata bahwa Paus Leo XIV memahami kebutuhan umat di wilayah-wilayah terpencil dan pedalaman.

Dengan terpilihnya Paus Leo XIV, umat Katolik di Papua menyambutnya dengan penuh sukacita dan harapan.

Banyak yang meyakini bahwa pengalaman beliau di Papua akan membawa angin segar dalam kebijakan pastoralnya di masa depan, khususnya bagi komunitas-komunitas kecil dan wilayah terpencil.

Editor : Bahana.
#gereja vatikan #Paus Leo XIV #indonesia #papua