Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Rilis Video AI Bertema “Pahlawan Masa Kini” di X, Divisi Humas Polri Tuai Kritik dari Netizen

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 28 Juni 2025 | 20:05 WIB
Video tersebut telah ditayangkan sebanyak 6,5jt kali di X.
Video tersebut telah ditayangkan sebanyak 6,5jt kali di X.

RADAR MALIOBORO – Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri merilis video berdurasi 1 menit 16 detik bertema “Pahlawan Masa Kini” melalui akun resmi mereka di platform X (sebelumnya Twitter) pada Sabtu, 22 Juni 2025.

Video ini menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) dan menampilkan narasi yang menggambarkan sosok polisi sebagai pelindung masyarakat yang bekerja tanpa sorotan kamera, disebut sebagai “pahlawan masa kini”.

Video ini diunggah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-78 yang jatuh pada 1 Juli mendatang.

Melalui pendekatan visual digital dan narasi yang emosional, Polri tampak ingin membangun kembali citra positif institusi serta menjangkau generasi muda di ruang digital.

Namun, pendekatan ini justru memunculkan reaksi di kalangan warganet. Sejak dirilis, video tersebut memicu kritik terhadap substansi pesan yang disampaikan.

Tuai Kritik Dari Netizen

Tidak sedikit Netizen yang mengkritisi isi dan pendekatan dalam video tersebut.

Beberapa komentar mempertanyakan relevansi narasi heroik dalam video dengan kenyataan di lapangan.

“Kenapa nggak pakai rekaman asli polisi bantu masyarakat? Kenapa malah pakai animasi AI?," tulis akun @detrakt0r.

“Video begini keren sih, tapi ironis kalau dikontraskan dengan laporan soal kekerasan aparat yang belum dituntaskan,” @indepol_ri.

Tak hanya soal isi, sejumlah pengguna X juga menyoroti soal efektivitas anggaran dan mengkritik pemanfaatan AI tanpa melibatkan animator lokal.

Baca Juga: Squid Game Season 3 Tayang 27 Juni di Netflix, Akhiri Pertarungan Gi-hun dan Front Man


Rilis video “Pahlawan Masa Kini” oleh Humas Polri menandai upaya institusi dalam memanfaatkan teknologi digital dan AI untuk membangun citra positif.

Meskipun pendekatan ini dipandang inovatif oleh sebagian warganet, kritik tetap muncul dari kelompok masyarakat yang menilai narasi dalam video belum mencerminkan kenyataan sosial.

Perdebatan ini menunjukkan bahwa komunikasi publik dari institusi negara kini semakin mendapat sorotan kritis, terutama di era digital yang terbuka. (Muhammad Taufik)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pahlawan masa kini #kritik #Divisi Humas Polri #netizen #narasi heroik #video AI