RADAR MALIOBORO - Kabar mengejutkan datang dari komedian ternama, Andre Taulany, yang dikabarkan marah besar saat mengetahui anak-anaknya dilibatkan dalam proses sidang perceraianya dengan sang istri.
Kejadian ini terjadi di pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, ketika Erin diduga menghadirkan anak-anak mereka sebagai saksi.
Menurut keterangan dari kuasa hukum Andre, Fahmi Bachim, Andre menilai bahwa anak-anak masih dibawah umur, tidak seharusnya dilibatkan dalam konflik orangtua.
Keterlibatan mereka dikhawatirkan akan menimbulkan trauma psikologis dan berdampak buruk pada perkembangan mental mereka.
Andre percaya bahwa lingkungan pengadilan yang penuh dengan ketegangan dan konflik bukanlah temapt yang pantas bagi anak-anak.
Sebagai seorang ayah, prioritas andre adalah melindungi anak-anaknya dari segala bentuk tekanan emosional.
Baginya, perseteruan antara orangtua harus diselesaikan tanpa mengorbankan kebahagiaan dan ketenangan anak-anak.
Oleh karena itu, Andre dengan tegas menolak permintaan permintaan pihak Erin untuk menjadikan anak-anak sebagai saksi dalam persidangan.
Penolakan Andre mendapatkan dukungan dari majelis hakim yang memimpin persidangan.
Menurut hakim anak dibawah umur tidak layak dan tidak boleh dijadikan saksi dalam kasus perceraian.
Keputusan hakim ini sejalan dengan prinsip perlindungan anak yang dianut oleh sistem hukum di Indonesia.
Protes Andre dan penolakan hakim membuat upaya Erin untuk melibatkan anak-anak akhirnya gagal.
Ditengah proses persidangan yang berlarut-larut, insiden ini menambah kerumitan. Gugatan cerai ini bukanlah yang pertama kali diajukan oleh Andre Taulany.
Sebelumnya, permohonan cerai yang ia ajukan pada April 2024 sempat ditolak.
Kini, di tengah polemik terkait tempat tinggal Erin yang dianggap tidak berada di wilayah hukum pengadilan Agama Tigaraksa, muncul lagi insiden yang memicu kemarahan andre.
Hingga saat ini, Erin Taulany memilih bungkam dan tidak memberikan keterangan apa pun kepada media setelah insiden tersebut.
Sementara itu, pihak Andre Taulany menegaskan bahwa mereka akan terus berjuang untuk menyelesaikan masalah ini tanpa anak-anak.
Komitmen Andre untuk melindungi mental anak-anaknya dari drama perceraian ini menjadi sorotan publik dan menuai simpati dari banyak pihak.
(Adessia Miftahullatifah )
Editor : Iwa Ikhwanudin