RADAR MALIOBORO – Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek pada 1 Agustus 2025 mengalami insiden anjloknya (KA) rute Surabaya pasrturi-Gambir, di Stasiun Pangadenbaru, Subang pada pukul 15:47 WIB. lima gerbong kereta tergelincir keluar dari jalur dengan kondisi miring, namun tidak ada korban jiwa hanya satu penumpang mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.
Insiden ini menyebabkan gangguan pada jalur kereta, pada 1 agustus sebanyak 24 perjalanan (KA) di batalkan, sementara pada 2 agustus 2025, jumlah pembatalan meningkat menjadi 54 perjalanan (KA).
KAI menerjunkan 200 anggota tim teknis KAI untuk menangani gangguan jalur akibat insiden ini, jalur yang terganggu telah di perbaiki dan dapat dilalui dengan kecepatan terbatas. penumpang yang terdampak dapat mengajukan pembatalan tiket dan ingin melakukan refund tiket maupun ubah jadwal perjalanan. KAI menghimbau untuk segera datang ke loket dalam batas waktu 7x24 jam dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.
KAI meminta maaf atas ketidaknyamanan yang di timbulkan dan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan. tanggapan netizen terhadap permintaan maaf KAI pasca kejadian (KA) Argo Bromo Anggrek beragam, banyak yang menghargai sikap transparan dan permohonan maaf dari Direktur utama KAI, Didiek Hartantyo. namun ada juga yang mengungkapkan kecewa dan meminta perbaikan sistem untuk mencegah kejadian seperti ini lagi.
Netizen mengapresiasi tindakan KAI dalam meminta maaf secara terbuka, “kami terus berupaya memperbaiki seluruh aspek layanan termasuk dalam penanganan kondisi krisis seperti ini. bagi kami, pelayaanan dan keselamatan pelanggan adalah yang utama. kami menjadikan setiap tantangan sebagai bahan intropeksi untuk memperkuat sistem, meningkatkan kecepatan respon , dan menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin handal,” ucap Didiek Hartantyo Direktur utama KAI.(3/8/2025).
beberapa komentar menyatakan bahwa permohonan maaf tersebut menujukan tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan penumpang.
“jarang banget liat orang tinggi merendah diri atas kesalahannya sendiri, respect buat KAI,”.
“harusnya ini normal di negara-negara lain, tapi ini terasa wahh banget karena jarang yang kaya gini,”. ungakapan beberapa komenan netizen di media sosial.
Netizen memberikan saran agar KAI lebih aktif dalam melakukan pemeriksaan rutin di jalur kereta. Beberapa komentar menyarankan agar KAI memberikan informasi yang lebih jelas dan cepat kepada penumpang yang terdampak. penyebab pasti dari anjloknya kereta masih dalam investigasi dan hasilnya diharapkan segera di umumkan.
(Dela Apriyanti)
Editor : Iwa Ikhwanudin