RADAR MALIOBORO - Roblox, platform game online yang sangat populer di kalangan anak-anak, kini menjadi subjek perdebatan serius di Indonesia. Pihak berwenang secara terbuka menyuarakan kekhawatiran dan bahkan melarang anak-anak untuk memainkan game ini. Keputusan ini diambil karena meningkatnya kekhawatiran mengenai keamanan dan konten yang terdapat di dalam platform tersebut.
Salah satu kekhawatiran utama adalah adanya konten kekerasan dan tidak pantas. Meskipun Roblox dikenal dengan tampilannya yang penuh warna dan ramah anak, ia juga berfungsi sebagai platform di mana pengguna bisa membuat game mereka sendiri.
Hal ini membuka celah bagi munculnya game-game yang mengandung kekerasan yang tidak pantas untuk anak-anak, seperti pertempuran dengan senjata atau skenario yang dapat memicu trauma. Selain itu, laporan tentang konten dewasa yang dapat muncul secara tidak terduga, yang semakin menegaskan bahaya dari kurangnya pengawasan.
Selain konten, interaksi dengan orang asing juga menjadi risiko besar. Sebagai platform sosial, Roblox memungkinkan anak-anak berkomunikasi dengan pemain lain dari seluruh dunia. Ini berpotensi memaparkan mereka pada predator online dan cyberbullying, di mana anak-anak bisa menjadi korban pelecehan atau perundungan verbal.
Bahaya ini menjadi alasan utama bagi para pemangku kebijakan untuk mempertimbangkan kembali kelayakan Roblox sebagai media hiburan bagi anak-anak. Dengan adanya laporan ini, para orang tua diminta untuk lebih waspada dan memantau aktivitas anak-anak mereka.
(Adessia Miftahullatifah)
Editor : Iwa Ikhwanudin