Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kontroversi Ijazah Jokowi Makin Panas, Mantan Menpora yang Pernah Lupa Lirik Lagu Indonesia Raya, Roy Suryo: 10 Poin yang Disampaikan UGM hanya Klaim

Iwa Ikhwanudin • Senin, 25 Agustus 2025 | 20:01 WIB
Roy Suryo, Lukas Luwarso, dan Abraham Samad membahas kontroversi Ijazah Jokowi, (25/08/2025).
Roy Suryo, Lukas Luwarso, dan Abraham Samad membahas kontroversi Ijazah Jokowi, (25/08/2025).

RADAR MALIOBORO – Dalam podcast Abraham Samad SPEAK UP yang diunggah di kanal YouTube pada Minggu (24/8/2025), menghadirkan jurnalis senior Lukas Luwarso dan pakar telematika Roy Suryo.

Terungkap klaim sepihak pengalaman tak terduga yang dialami Roy saat hendak menggelar soft launching karya ilmiahnya berjudul Jokowi’s White Paper.

Roy Suryo juga pernah viral karena saat menjadi Menpora, lupa lirik Indonesia Raya saat menyanyikan di depan suporter sepakbola di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) tahun 2022.

Mantan Menpora yang sempat viral karena membawa pulang peralatan rumah tangga termasuk panci usai lengser dari jabatan Menteri itu menceritakan, acara tersebut sebelumnya sudah disepakati akan digelar di University Club (UC) UGM.

Sebuah fasilitas yang terbuka dan bebas digunakan masyarakat.

Namun, beberapa waktu sebelum acara berlangsung, pihak UC UGM tiba-tiba membatalkan izin penggunaan tempat.

“Malamnya mendadak pihak UC didatangi sekumpulan pihak yang meminta acara dibatalkan. Saya merasa ini intimidasi,” klaim pria yang pernah mendapat julukan Roy Panci dari netizen.

Sementara itu, Lukas juga menilai klarifikasi yang disampaikan Rektor UGM, Ova Emelia, beberapa hari yang lalu justru tidak menyelesaikan persoalan.

Menurutnya, pernyataan sepuluh poin yang disampaikan pihak kampus hanya berupa klaim tanpa bukti.

“Terkait ijazah Jokowi, UGM mungkin memang mengeluarkan ijazah itu."

"Sementara rektorat sekarang, pimpinan-pimpinan yang sekarang itu kan tidak terlibat, jadi mereka tidak tahu harus ngomong apa selain mengeluarkan ramalan yang membosankan alih-alih memberikan bukti dan dokumen."

"Kan bisa sesimpel itu. Kalau kita pernah kuliah, kita tahu lah bukti itu lebih powerful ketimbang hanya perkataan,” ujar Lukas.

Roy Suryo yang juga alumnus UGM itu pun menimpali dengan kritik keras.

Ia mempertanyakan mengapa kampus yang dulu dikenal sebagai simbol keterbukaan kini terkesan tertutup.

“UGM ini kenapa sih? Kampus biru yang demokratis kok sekarang jadi kampus yang tertutup,” katanya.

Roy yang sering ketawanya yang lebar dibuat meme netizen itu juga mengungkap pengalamannya ketika hendak mendatangi kampus tersebut.

“Sekarang saya seperti disangka penjahat kalau datang ke UGM, dihadang satpam-satpam,” klaim Suryo.

Perbincangan ini pun menjadi sorotan publik di media sosial.

Banyak warganet yang mendukung pernyataan Lukas dan Roy, menilai bahwa UGM seharusnya memberikan bukti konkret, bukan sekadar pernyataan normatif.

Di sisi lain, ada pula yang menganggap kontroversi ini hanya akan memperkeruh suasana politik setelah berakhirnya masa jabatan Jokowi.

(Aulia Freza Fitriani) 

Sumber: Youtube Abraham Samad Speak Up

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Pembuat gaduh #Lupa lagu indonesia raya #Roy panci #menpora #roy suryo