RADAR MALIOBORO - Warga di Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, dihebohkan oleh penemuan jasad seorang laki-laki di area kebun pada Minggu ( 24/8/2025). Kejadian yang menggegerkan ini bermula saat salah satu warga menemukan jasad yang sudah dalam kondisi membusuk. Setelah diselidiki, terungkap bahwa jasad tersebut adalah seorang anggota Polri berpangkat Brigadir yang bertugas di Satuan Polres Lombok Barat. Penemuan ini segera memicu penyelidikan intensif, mengingat kondisi jasad yang ditemukan mengisyaratkan adanya unsur kejahatan.
Jasad korban ditemukan dalam keadaan yang tidak wajar. Lehernya terjerat tali tambang, sebuah petunjuk yang mengarah pada dugaan korban pembunuhan. Pihak kepolisian, segera mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi untuk memastikan tidak ada barang bukti yang rusak. Kondisi jasad yang membusuk menunjukkan bahwa korban mungkin sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan, yang tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi tim forensik dalam mengungkap penyebab pasti kematiannya.
Sebagai langkah awal dalam mengungkap kasus ini, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk menjalani proses autopsi. Dari hasil autopsi, tim forensik berharap dapat menemukan bukti-bukti tambahan, seperti jenis luka, benda yang digunakan, dan petunjuk lain yang dapat menguatkan dugaan pembunuhan. Proses ini menjadi kunci dalam mengumpulkan fakta medis yang akan mendukung penyelidikan kriminal.
Penyelidikan tidak hanya berfokus pada analisis forensik, tetapi juga pada pengumpulan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi penemuan. Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah warga setempat dan juga pihak keluarga korban. Keterangan ini sangat penting untuk menyusun kronologi kejadian, mengetahui aktivitas terakhir korban, dan mengidentifikasi potensi motif di balik kejahatan ini. Informasi, sekecil apapun, dapat menjadi petunjuk berharga yang mengarahkan penyidik pada pelaku.
Meskipun dugaan kuat mengarah pada pembunuhan, pihak kepolisian hingga saat ini masih berhati-hati dalam menyimpulkan penyebab pasti kematian. Mereka menunggu hasil resmi dari autopsi dan terus melakukan pendalaman kasus. Keterangan dari Humas Polres Lombok Barat, Iptu Amirudin, menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan seluruh proses akan dilakukan secara profesional dan transparan.
(Adessia Miftahullatifah)
Editor : Iwa Ikhwanudin