Mereka berjalan kaki dari depan Balai Kota Jakarta menuju kawasan Patung Kuda sambil membawa bunga mawar merah dan putih sebagai simbol perdamaian.
Aksi ini menjadi perhatian masyarakat karena berlangsung dengan tertib, damai, dan penuh nuansa persaudaraan.
Dilansir Antara, para pengemudi ojol mulai berkumpul di area parkir IRTI Monas sejak pukul 14.00 WIB.
Dengan mengenakan jaket berwarna hijau khas ojek daring, mereka bergerak beriringan sambil membawa bunga di tangan.
Para pengemudi berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan suasana damai di tengah dinamika sosial dan politik yang kerap memanas.
Bunga mawar dipilih sebagai simbol universal cinta, penghormatan, serta ketulusan dalam menjaga persaudaraan.
Di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, aparat Brimob Polri sudah berjajar rapi untuk menjaga keamanan.
Namun, suasana yang biasanya kaku dalam pengamanan berubah hangat ketika para pengemudi ojol menghampiri mereka dengan senyum.
Satu per satu anggota Brimob menerima bunga mawar sambil berjabat tangan dengan para pengemudi, menciptakan momen penuh keakraban dan rasa hormat.
Tak hanya aparat yang bertugas, para pengemudi ojol juga membagikan bunga mawar kepada masyarakat umum yang melintas di sekitar Monas.
Massa juga memberikan bunga mawar kepada pengendara yang sedang melintas di kawasan Monas. Aksi dipusatkan di area Monas untuk menghindari provokasi.
Humas Unit Reaksi Cepat (URC) Bergerak, Erna, menjelaskan bahwa komunitas driver ojol di Jabodetabek memiliki mekanisme khusus untuk menjaga aksi tetap kondusif.
Salah satunya dengan melakukan pengecekan identitas akun peserta, agar tidak ada provokator yang menyusup dalam kegiatan damai tersebut.
Ia menuturkan, semula aksi berbagi bunga ini direncanakan dalam bentuk konvoi melewati beberapa titik, mulai dari Silang Selatan Monas, Mako Brimob Kwitang Senen, Mapolres Jakarta Pusat di Kemayoran, hingga Kodim 0501 Jakarta Pusat.
Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan, kegiatan akhirnya dipusatkan hanya di sekitar kawasan Monas.
Kalau untuk kami, driver online, untuk meminimalkan provokator, kami mengecek dari akun para peserta," ujar Humas Unit Reaksi Cepat (URC) Bergerak Erna. URC merupakan komunitas driver ojol di Jabodetabek.
Menurut Erna, aksi damai ini juga bertujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif, mengingat kondisi di ibu kota belum sepenuhnya stabil.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wujud solidaritas para pengemudi ojol terhadap Affan Kurniawan, rekan seprofesi yang meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob saat aksi demonstrasi di sekitar DPR/MPR pada 28 Agustus lalu.
Penulis: Adella Haviza
Editor : Bahana.