RADAR MALIOBORO – Ledakan keras yang terjadi di Jalan Talas II Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tanggerang Selatan, berhasil memecah kesunyian pada saat waktu subuh. Ledakan yang terjadi pada hari Jumat (12/9/2025), seketika membangunkan dan mengagetkan warga sekitar yang sedang tertidur.
Gelap gulita dengan keadaan rumah-rumah seketika hancur membuat suasana di sana semakin tidak terkendali. Diketahui, terdapat tujuh orang terluka dalam insiden tersebut. Bangunan rumah porak-poranda hingga tembok-tembok seketika hancur. Ledakan dahsyat di Pamulang itu menghancurkan delapan unit rumah, empat di antaranya mengalami kerusakan yang berat dan empat rumah lainnya mengalami kerusakan yang ringan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya memastikan bahwa ledakan bukan berasal dari bahan peledak. Pernyataam tersebut disampaikan oleh Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Nofriansyah. Setelah dilakukan sterilisasi dengan alat detektif yang ada, ledakan bukan disebabkan oleh jenis bom peledak.
Setelah olah TKP, ledakan yang mengakibatkan rusaknya delapan rumah dan hancurnya tembok-tembok tersebut diduga terjadi akibat ledakan tabung gas ukuran 12 kg. Hasil sementara dari olah TKP ditemukannya regulator gas yang rusak dan dililit isolasi hitam, tabung gas berukuran 12 kg dalam keadaan kosong, serta tuas kompor berada pada posisi ‘on’. Selain itu, terdapat beberapa bekas efek api pada benda-benda yang mudah terbakar.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya residu bahan peledak pada lokasi kejadian. Akibat insiden ledakan tersebut, sebanyak 52 jiwa terpaksa harus mengungsi berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanggerang Selatan.
(Hanifah Okta Romadhoni)
Editor : Iwa Ikhwanudin