Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tragedi Probolinggo: Kecelakaan Bus Pariwisata Akibatkan 8 Orang Tewas, Diduga Rem Blong

Iwa Ikhwanudin • Senin, 15 September 2025 | 21:17 WIB
Ilustrasi kecelakaan bus di Probolinggo.
Ilustrasi kecelakaan bus di Probolinggo.

RADAR MALIOBORO – Kecelakaan tragis terjadi pada hari Minggu, 14 September 2025, ketika sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan tenaga kesehatan (nakes) dari RS Bina Sehat Jember mengalami kecelakaan fatal di Jalan Raya Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Probolinggo. Insiden ini mengakibatkan 8 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka, menjadikannya salah satu kecelakaan paling mengerikan di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Bus dengan nomor polisi P 7221 UG diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun yang terkenal berbahaya dan menikung tajam di jalur wisata menuju Gunung Bromo. Menurut keterangan sopir, Albahri, ia telah berusaha untuk mengontrol kendaraan dengan membanting setir ke kanan dan menekan klakson untuk memperingatkan pengguna jalan lainnya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, dan bus tetap melaju tak terkendali. Dalam perjalanan tersebut, bus menabrak pembatas jalan (guardrail) sebelum akhirnya menghantam sebuah sepeda motor dan pagar rumah warga setempat.

Berdasarkan laporan dari pihak kepolisian, delapan orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian, termasuk seorang anak berusia 7 tahun. Selain itu, puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka yang bervariasi, dari yang ringan hingga berat. Mereka segera dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, termasuk Puskesmas Sukapura, Lumbang, dan Wonomerto, serta RSUD Tongas dan RSUD dr. Mohamad Saleh. Kondisi beberapa korban dilaporkan kritis, dan tim medis bekerja keras untuk memberikan perawatan yang diperlukan.

Pihak kepolisian, bersama dengan tim gabungan dari Polda Jatim, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Sopir bus telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh kerusakan teknis pada sistem rem bus, namun penyelidikan yang lebih mendalam masih diperlukan untuk memastikan kebenarannya.

Dalam menanggapi tragedi ini, Jasa Raharja telah bergerak cepat untuk memberikan jaminan kepada korban luka-luka dan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia. Pihak Jasa Raharja mengingatkan pentingnya asuransi bagi semua penumpang bus pariwisata, agar mereka terlindungi dalam situasi darurat seperti ini.

Kecelakaan ini juga mengundang keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah setempat dan organisasi keselamatan berkendara. Mereka mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan seperti yang dilalui bus tersebut. Selain itu, pentingnya pemeriksaan berkala terhadap kendaraan umum agar selalu dalam kondisi laik jalan juga menjadi sorotan utama.

(Laeli Musfiroh)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#nakes #tenaga kesehatan #bus pariwisata #rem blong #Tragedi Probolinggo #kecelakaan #kecelakaan bus pariwisata