RADAR MALIOBORO - Sejak menikah dengan Larissa Chou pada September 2023, sosok Ikram Rosadi menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Pria yang dikenal sebagai pengusaha dan aktivis ini mendadak viral, setelah isu keretakan rumah tangganya dengan Larissa Chou mencuat ke permukaan. Namun, siapakah sebenarnya Ikram Rosadi? Berikut profil lengkapnya.
Ikram Rosadi diketahui merupakan seorang pengusaha muda yang cukup dikenal di Bandung, Jawa Barat. Ia fokus berbisnis di bidang properti, dan menjabat sebagai "captain" atau pengelola beberapa proyek perumahan, di antaranya Cluster Mega Bodas dan Bentang Artha Residence. Selain itu, Ikram juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan. Ia tercatat sebagai Wakil Sekretaris di salah satu organisasi massa terkemuka, Pemuda Pancasila. Keterlibatannya di dunia politik juga menarik perhatian, di mana ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPRD dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Bandung Barat.
Ikram Rosadi menempuh pendidikan tinggi di Universitas Sangga Buana dengan mengambil program studi Teknik Informatika. Meskipun tidak banyak informasi pribadi yang terekspos ke publik sebelum menikah, diketahui bahwa Ikram adalah sosok yang bertanggung jawab. Pernikahannya dengan Larissa Chou berlangsung secara privat dan sederhana. Pasangan ini menikah setelah Larissa menjadi orang tua tunggal selama beberapa tahun.
Pernikahan Ikram dengan Larissa Chou disambut hangat oleh publik, terutama karena sikapnya yang tulus dan penuh kasih sayang kepada anak Larissa dari pernikahan sebelumnya, Yusuf. Ikram terlihat sangat dekat dengan Yusuf, bahkan mendampinginya saat Yusuf menjalani sunat, memperlihatkan perannya sebagai ayah sambung yang penuh perhatian.
Setelah menikah, kehidupan pribadi Ikram Rosadi tak luput dari sorotan media dan warganet. Nama Ikram semakin dikenal luas. Terlepas dari berbagai spekulasi dan isu yang beredar baru-baru ini, Ikram Rosadi tetap menunjukkan fokusnya pada keluarga dan karier. Ia dikenal sebagai sosok yang tangguh dan memiliki pengaruh di bidangnya.
(Adessia Miftahullatifah)
Editor : Iwa Ikhwanudin