Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Bang Si-Hyuk Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Penipuan IPO HYBE: Skandal Saham Guncang Industri K-Pop

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 16 September 2025 - 21:34 WIB
Bang Si Hyuk memasuki gedung pemeriksaan Kantor Unit Investigasi Kejahatan Keuangan Kepolisian Metropolitan Seoul.
Bang Si Hyuk memasuki gedung pemeriksaan Kantor Unit Investigasi Kejahatan Keuangan Kepolisian Metropolitan Seoul.

RADAR MALIOBORO - Industri hiburan Korea Selatan diguncang kabar mengejutkan.

Bang Si-Hyuk, pendiri sekaligus ketua eksekutif HYBE Corporation, diperiksa oleh kepolisian pada Senin, 15 September 2025 atas dugaan penipuan dalam proses penawaran saham perdana (IPO) perusahaan tersebut.

Bang Si-Hyuk diduga melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pasar Modal Korea Selatan, khususnya terkait manipulasi informasi dan perjanjian tersembunyi dalam proses IPO HYBE.

Ia dituduh menyesatkan investor, menyembunyikan informasi penting, dan diduga memperoleh keuntungan ilegal dari transaksi saham pra-IPO.

“Saya dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran publik terkait kasus ini. Saya akan bersikap kooperatif dan mengikuti proses penyelidikan dengan sungguh-sungguh,” ucapnya sebelum masuk ke dalam gedung.

Hal itu sebagai pertama kalinya Bang Si Hyung, yang juga dikenal orang yang berpengaruh di balik kesuksesan BTS.

Menurut keterangan dari apparat penegak hukum korea selatan Dugaan pelanggaran ini berawal dari pernyataan Bang Si Hyuk pada 2019 yang menyebut bahwa Big Hit Entertainment (HYBE) tidak memiliki agenda untuk IPO, sebuah klaim yang kini dipertanyakan kebenarannya.

Pernyataan Bang Si Hyuk pada 2019 membuat sejumlah investor menjual saham mereka ke perusahaan khusus milik dana ekuitas swasta yang didukung oleh pimpinan HYBE.

Namun, penyelidikan mengungkap bahwa saat pernyataan itu dibuat, HYBE sebenarnya sudah mempersiapkan IPO, termasuk mengajukan auditor resmi langkah awal proses go public.

Penyidik menduga Bang Si Hyuk tidak hanya menyembunyikan informasi penting, tetapi juga mendapat keuntungan pribadi dari transaksi tersebut.

Setelah IPO berlangsung, dana ekuitas itu menjual sahamnya dengan harga lebih tinggi.

Bang Si Hyuk disebut menerima 30% dari keuntungan, senilai sekitar 190 miliar KRW atau Rp 2,24 triliun, yang dianggap diperoleh secara ilegal.


Kasus ini menarik perhatian publik karena HYBE merupakan perusahaan besar di industri K-pop global, menaungi grup populer seperti BTS, dll.

Skandal yang melibatkan pendirinya berpotensi merusak reputasi perusahaan dan menurunkan kepercayaan investor, terutama di tengah isu transparansi korporasi. Polisi menyatakan penyelidikan masih berlangsung secara menyeluruh.

Jika memang terbukti bersalah, Bang Si Hyuk dapat dikenai hukuman pidana berat atas pelanggaran hukum pasar modal Korea Selatan. (Ni Made Shinta Apriliayani)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#dugaan penipuan #HYBE Corporation #industri k-pop #diperiksa polisi #IPO HYBE #k-pop #Bang Si-hyuk