Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Siapa Tutut Soeharto? Putri Soeharto yang Berani Menggugat Menkeu ke PTUN

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 19 September 2025 | 20:37 WIB
Putri Presiden ke-2 RI, Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana, atau yang akrab disapa Tutut Soeharto.
Putri Presiden ke-2 RI, Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana, atau yang akrab disapa Tutut Soeharto.

RADAR MALIOBORO – Siti Hardijanti Hastuti Rukmana atau yang lebih dikenal dengan nama Tutut Soeharto kembali menjadi sorotan publik.

Pasalnya ia mengajukan gugatan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Kabinet Prabowo-Gibran ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dengan nomor 308/G/2025/PTUN.JKT pada Jumat (12/9).

Profil Tutut Soeharto

Tutut merupakan putri sulung dari Presiden RI yang ke-2 Soeharto.

Ia lahir pada tanggal 23 Januari 1949 di Jakarta.

Tutut lahir dari pasangan Soeharto dan Siti Hartinah (Ibu Tien).

Dari garis keturunan ibunya, Tutut mewarisi darah bangsawan Mangkunegara III.

Lahir sebagai bagian dari keluarga Cendana yang berada di pusat kekuasaan Orde Baru, Tutut tumbuh dengan lingkungan yang kental dengan dunia politik dan bisnis.

Ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Jakarta dan berkuliah di Fakultas Teknik Universitas Trisakti, namun ia tidak menyelesaikannya.

Tutut pernah menjadi Ketua Palang Merah Indonesia dan menjabat sebagai Ketua Umum pada tahun 1994-1999.

Puncak jejak politiknya yaitu pada saat ia didapuk menjadi Menteri Sosial dalam Kabinet Pembangunan VII pada Maret-Mei 1998.

Namun, jabatan ini hanya sementara pasalnya Soeharto lengser dari kursi presiden setelah aksi unjuk rasa yang masif pada tahun tersebut.

Sebelumnya, ia telah menempati kursi MPR RI mewakili Fraksi Golkar selama dua periode (1992-1998).

Dalam bidang bisnis, Tutut dikenal juga sebagai pengusaha yang sukses.

Ia berhasil mendirikan Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) dan menjabat sebagai Direktur Utama hingga 1998.

Sebagai pengusaha wanita, ia merupakan pemegang saham utama Grup Citra Lamtoro Gung, dengan kepemilikan di lebih dari 90 perusahaan, mulai dari telekomunikasi hingga infrastruktur, termasuk juga proyek jalan tol di Indonesia, Myanmar, dan Filipina.

Tutut pernah menjadi Ketua Dewan Pembina HISPI (Himpunan Santri Pengusaha Indonesia), sebuah asosiasi untuk pengusaha muslim pada tahun 1991.

Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi kemanusiaan.

(Hanifah Okta Romadhoni)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#tutut soeharto #Siti Hardijanti Hastuti Rukmana #Tutut Soeharto vs Purbaya #Tutut Soeharto gugat Menkeu