Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Topan Super Ragasa Mengancam Filipina, Ribuan Orang Dievakuasi

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 23 September 2025 | 01:33 WIB
Ragasa datang saat negara Asia Tenggara ini dilanda banjir luas yang berlangsung berminggu-minggu akibat musim hujan yang sangat ganas.
Ragasa datang saat negara Asia Tenggara ini dilanda banjir luas yang berlangsung berminggu-minggu akibat musim hujan yang sangat ganas.

RADAR MALIOBORO – Ribuan orang di Filipina telah dievakuasi disaat negara tersebut bersiap menghadapi topan super yang digambarkan oleh otoritas regional sebagai berpotensi “kritis”.

Membawa hembusan angin hingga 230 km/jam (143 mph), Topan Super Ragasa diperkirakan akan mendapat di pulau-pulau utama yang jarang penduduknya pada hari Senin (22/9/2025), sebelum bergerak ke barat menuju Selatan China. 

Badan Meteorologi Filipina mengungkapkan bahwa Angin Topan ini membawa risiko banjir bandang yang mengancam nyawa dengan ketinggian puncak melebihi 3m (10 kaki). 

Sekolah dan kantor pemerintah di sebagian besar wilayah negara, termasuk Ibu Kota Manila telah ditutup, dan otoritas memperingatkan tentang banjir meluas, longsor, serta kerusakan pada rumah dan infrastruktur. 

Pulau-pulau terpencil di Batanes atau Babuyan, dimana Angin Ragasa diperkirkan akan mendarat disana, yang mana merupakan tempat tinggal sekitar 20.000 orang yang hidup dalam kemiskinan. Kepulauan tersebut terletak sekitar 740 km (460 mil) dari Taiwan, di mana hamper 300 orang telah dievakuasi dari Hualien. 

Angin Topan Ragasa ini tidak diperkiran menghantam Taiwan secara langsung, melainkan diperkirakan akan mengguyur pantai timur pulau terseut dengan hujan deras. Wilayah hutan dan jalur alam di bagian Selatan dan timur Taiwan telah ditutup sejak senin pagi, semntara beberapa layanan feri juga telah dihentikan. 

Pemerintah Provinsi Guangdong, China telah menghimbau warganya untuk bersiap siaga menghadapi bencana dahsyat dan berskala besar tersebut. Maskapai penerbangan nasional Hong Kong, Cathay Pasific, mengatakan akan membatalkan 500 penerbangan sementara Hong Kong Airlines akan memberhentikan semua penerbangan yang berangkat dari kota tersebut. 

Ragasa, yang dikenal sebagai Nando di Filipina, datang disaat negara Asia Tenggara tersebut masih dilanda banjir luas selama berminggu-minggu akibat musim hujan yang tidak biasa. 

Baca Juga: Pisang Kemul: Camilan Tradisional yang Lezat dengan Topping Kekinian!

(Hanifah Okta Romadhoni)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Filipina #warga dievakuasi #topan #cuaca ekstrem #Topan Super Ragasa