RADAR MALIOBORO - Warga di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, digemparkan oleh penemuan jasad seorang bocah perempuan berinisial AR (8) pada Minggu (21 /9/2025). Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar kos dengan tubuh penuh luka dan bersimbah darah, serta sudah mulai membusuk diduga telah meninggal sekitar lima hari sebelumnya.
Jasad bocah malang itu pertama kali ditemukan oleh ayahnya sendiri yang datang ke kosan karena rindu bertemu dengan anaknya. Sang ayah yang berumur 42 tahun mengaku tidak mendapat respons ketika menghubungi AR, sehingga memutuskan mendatangi indekos tersebut dan menemukan mayat putrinya yang tergeletak pasrah di kamar kos.
Menurut Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, kondisi jenazah sudah dalam keadaan membusuk dan darah yang keluar dari luka mengering di sekeliling lokasi penemuan. Korban ditemukan tanpa busana dan dalam posisi terlentang. Tempat kejadian dalam kondisi berantakan, dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif terhadap penyebab kematian bocah tersebut.
Polisi telah membawa jasad AR ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Selain itu, tim penyidik berkoordinasi dengan berbagai unit forensik, termasuk laboratorium forensik, digital forensik, dan psikologi forensik, guna mendalami kasus ini lebih lanjut.
Kedua orangtua korban sudah berpisah sejak empat bulan lalu. Sejak itu, AR tinggal bersama ibunya di kosan tersebut. Api perhatian longsor perhatian pada kondisi anak dan lingkungan sekitar makin menguat pasca penemuan ini.
Warga sekitar yang mengetahui tragedi ini merasa sangat terpukul atas kejadian yang menimpa bocah malang itu. Saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami kasus dan mencari barang bukti serta saksi demi mengungkap fakta sesungguhnya dari kematian misterius bocah AR di Penjaringan tersebut.
(Adessia Miftahullatifah)
Editor : Iwa Ikhwanudin