Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Apakah Tepuk Sakinah yang Viral di TikTok Wajib bagi Calon Pengantin? Ini Penjelasan Kemenag

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 27 September 2025 | 11:18 WIB
Ilustrasi Tepuk Sakinah yang Viral di TikTok Wajib bagi Calon Pengantin? Ini Penjelasan Kemenag.
Ilustrasi Tepuk Sakinah yang Viral di TikTok Wajib bagi Calon Pengantin? Ini Penjelasan Kemenag.

RADAR MALIOBORO – Fenomena “tepuk sakinah” yang kini viral di berbagai platfrom media sosial, terutama TikTok mendapatkan respons langsung dari Kementerian Agama (Kemeneg). Aksi tepuk tangan ceria beriringan yel-yel yang dipraktikkan calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) ini sempat menimbulakan pernyataan di tengah masyarakat, apakah Tepuk Sakinah merupakan syarat wajib baru sebelum menikah. 

Kemenag dengan tegas menyatakan bahwa Tepuk Sakinah bukanlah sebuah kewajiban yang harus dipenuhi oleh calon pengantin, melainkan murni merupakan strategi inovatif dan kreatif dalam menyampaikan materi Bimbingan Perkawinan (Bimwin).

Hal ini dinilai unik, menyenangkan, sekaligus sarat pesan moral. Bahkan disebut sebagai cara menyenangkan untuk belajar membangun rumah tangga. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menjelaskan bahwa "Tepuk Sakinah" bukanlah sesuatu yang wajib dihafalkan oleh setiap calon pengantin. Menurutnya, hal itu hanya strategi untuk mencairkan suasana.

"Jadi tidak menjadi sebuah keharusan yang harus semuanya hafal, hanya strategi saja untuk dalam pelatihan-pelatihan dalam bimbingan keluarga sakinah," ujar Thobib pada, Kamis (25/9/2025).

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, menjelaskan bahwa "Tepuk Sakinah" dirancang untuk membantu calon pengantin menghafal lima pilar keluarga sakinah.

Kelima pilar itu meliputi:

1. Zawaj (berpasangan)

2. Mitsaqan Ghalizan (janji kokoh)

3. Mu'asyarah Bil Ma'ruf (saling cinta, hormat, menjaga, dan berbuat baik)

4. Musyawarah

5. Taradhin (saling ridha)

Menurut Zayadi, yel-yel ini tidak hanya mempermudah peserta mengingat nilai-nilai penting pernikahan, tetapi juga menjadi sarana rekreatif untuk menghangatkan suasana. Dengan ini, masyarakat tidak perlu khawatir. Tepuk Sakinah hanyalah representasi dari semangat baru KUA dalam berinovasi untuk mempersiapkan calon pengantin agar siap secara fisik, mental, dan spiritual dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

(Dela Apriyanti)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#tepuk #tepuk sakinah #kemenag #sakinah